Nasional

Polda Kalsel Ringkus 13 Pelaku Pembajakan Kapal di Perairan Tanjung Selatan

207
×

Polda Kalsel Ringkus 13 Pelaku Pembajakan Kapal di Perairan Tanjung Selatan

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, didampingi, Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Pol M Yassin Kosasih, yang ditemui wartawan Polda Kalsel, Jumat (16/2/2024).FOTO: HUMAS POLDA KALSEL.

PAPUADALAMBERITA.COM. KALSEL – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Direktorat Polairud Polda Kalsel berhasil menangkap pelaku pembajakan Kapal TB Royal 27 yang terjadi di perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel.

Kejadian tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis 1 Februari 2024 pukul 00.30 WIB. Selain pembajakan, kasus ini juga melibatkan pencurian dan tindak kekerasan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, SH, MH, yang memimpin langsung konferensi pers didampingi Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi SIK, MH, Kakor Polairud Baharkam Polri Irjen Pol M Yassin Kosasih, SIK, MTr Opsla, Forkopimda, Wakapolda, Irwasda, Dir Polairud dan Pejabat Utama Polda Kalsel di Aula Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, Jumat (16/2/2024).

Mengutip titaniumnews.id, Kapolda Kalsel menegaskan, kasus pembajakan kapal di laut ini merupakan pertama kali terjadi di wilayah hukum Polda Kalsel. Sehingga, menjadi perhatian Korps Polairud Baharkam Polri.

kronologis kejadian, bermula saat Kapal TB Royal 27 yang bermuatan minyak Fame Sebanyak ± 3.959 KL milik PT. Musim Mas dengan jumlah Crew Kapal 14 orang berlayar dari Sampit (Kalteng) menuju PT Pertamina Tanjung Manggis Karang Asem Bali.

“Saat berada di Perairan Tanjung Selatan Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel Kapal TB Royal 27 dinaiki delapan orang tidak dikenal menggunakan sarana jenis kelotok dan melakukan pengancaman menggunakan parang dan senjata pistol mainan, kemudian melakukan penyekapan dan mengambil barang pribadi milik crew kapal serta merusak barang inventaris alat navigasi Kapal,” ungkap Irjen Pol Winarto.

Penangkapan para pelaku pembajakan kapal yang di bantu jajaran Polda Riau dan Polda Sulsel ini, akhirnya berhasil menangkap 13 orang tersangka dari 16 tersangka, dimana diantaranya berhasil ditangkap di daerah Sampit, Palangkara (Kalteng), Pulau Natuna (Kepulauan Riau) dan Kabupaten Selayar (Sulsel).

“Para tersangka yang berhasil ditangkap adalah aktor intelektual, eksekutor lapangan, dan penadah yang masing-masing berinisial ME, PE, MK, RY, YD, KH, SH, SG, JF, AY, LW, AS, dan JF” imbuh Irjen Pol Winarto.

Sementara itu, Kabid Humas Kombes Pol Adam Erwindi menambahkan, penyelidikan intensif dilakukan Dit Polairud Polda Kalsel setelah menerima laporan dari Korban PT Musimas (Pemilik Minyak Fame) dan PT. Pancaran (Pemilik Kapal TB Royal 27).

“Kasus ini terungkap setelah adanya laporan polisi pada 6 Februari 2024, hingga akhirnya dalam waktu kurun tiga hari 13 orang tersangka berhasil ditangkap Dit Polairud Polda Kalsel,” jelas Kombes Pol Adam Erwindi.

Dalam aksinya, lanjut Kabid Humas, para tersangka tidak hanya membajak kapal, namun juga melakukan tindak kekerasan terhadap awak kapal dengan menggunakan pistol mainan dan senjata tajam.

Dari keterangan yang dikatakan Crew Kapal yang disekap, kemudian mengintip melalui jendela kamar dan melihat adanya SPOB Bagas Dinar Jaya 01 dan SPOB Sumber Baru Mulia, melakukan pengambilan dan pemindahan minyak Fame sebanyak kurang lebih 600 KL dengan menggunakan mesin pompa dan selang.

“Setelah berhasil memindahkan minyak Fame, SPOB Bagas Dinar Jaya 01 dan SPOB Sumber Baru Mulia beserta para tersangka kemudian meninggalkan Kapal TB Royal 27. Kemudian Kapal TB Royal 27 yang tiba di Perairan Asam-Asam Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalsel melakukan lego jangkar dan melaporkan kejadian perompakkan kepada Perusahaan” jelas Kombes Pol Adam Erwindi.

Tidak hanya mengamankan 13 orang tersangka, sejumlah barang bukti pun turut disita Dit Polairud Polda Kalsel diantaranya 2 unit Handphone merk Oppo A58, 1 unit Handphone merk Nokia 105, 1 unit Kapal SPOB Sumber Baru Mulyo lengkap dengan dokumen dan muatan, Fame ± 350 KL, uang tunai Rp. 517.150.000, 1 buah Pistol mainan, 5 buah senjata tajam dan sejumlah barang bukti lainnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!