Papua Barat

AKPOL 99 Ini 2 Kali Jabat Kapolres di Papua Barat, Raih PIN Emas dari Kapolri, Ikut Operasi Nemangkawi

9931
×

AKPOL 99 Ini 2 Kali Jabat Kapolres di Papua Barat, Raih PIN Emas dari Kapolri, Ikut Operasi Nemangkawi

Sebarkan artikel ini
Menjadi kebanggaan istri, anak-anak, orang tua dan keluarga ketika suaminya, ayahnya atau anaknya berprestasi, seperti yang diperlihatkan Rostika Amelia Adam, bangga, bersukur memasang tanda pangkat sang suaminya Adam Erwindi saat persiapan kenaikan pangkat dari AKBP ke Kombes, menjadi. FOTO: ALBUM FB AE.

’99 menjadi angka bersejarah bagi seorang Adam Erwindi, karir di kepolisian berawal di tahun 1999, di tahun itu ia lulus AKPOL. Walaupun hanya kebetulan angka 99 serasi dengan lama tahunnya Ia bertugas di satu daerah, semisal sembilan (9) tahun dinas di Polda Bangka Belitung, Sembilan (9) tahun bertugas di Papua Barat, dan sembilan (9) bulan jadi Wadir Krimsus di Polda Sulawesi Utara. Siapa itu Ia? Ini ulasannya. Terima kasih, usai mengeban tugas sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat dan berdinas di sini, saya dan keluarga sampaikan selamat bertugas sebagai Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan. Sukses selalu, amin!

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Nama Kombes Pol Adam Erwindi SIK, MH sangat lekat dengan media di Papua Barat.

Ayah empat anak dari pasangan Rostika Amelia Adam memeliki jabatan strategis, Ia sebagai baris terdepan, Kepala bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Barat.

Di posisi ini cukup lama Ia menjabat, yaitu tiga tahun tujuh bulan.

‘’Saya jabat Kabid Humas tiga tahun, tujuh bulan,’’ kenang lulusan Akpol 1999 ini kepada wartawan seusai serah terima jabatan di Polda Papua Barat, Rabu (10/1/2024).

Adam Erwindi ketika pendidikan AKPOL. FOTO: ALBUM FB ADAM ERWINDI.

Ia penyabar, dan loyal, bekerja di Kepolisian Daerah Papua Barat sebagai “penymabung lida” Kapolda demi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Kombes Pol Adam Erwini, adalah anak seorang perwira TNI (Purn) berasal dari Jawa Barat, usai menamatkan SMA, melanjutkan pendidikan Akademi Kepolisian, lulus pada tahun 1999.

‘Setelah Akpol, pertama berdinas di Sulawesi Tenggara, enam tahun, di sana Ia masuk PTIK,’’ cerita Adam Erwindi.

Sebagai anggota Polri yang siap di tempatkan di mana saja sudah menjadi kewajiban, enam tahun di Sulawesi Tenggara, ayah tiga putri dan satu putra ini pindah ke Sumatera tepatnya di Provinsi Bangka Belitung, disini Ia mengabdi dan berdedikasi juga selama sembilan tahun.

Setelah dinas di Bangka Belitung, dari Sumatera, Erwindi menempuh Sespimmen (Sekolah staf dan pimpinan menengah).

Usai Sespimen, karir Erwindi bergerak, rotasi, mutasi terus bergulir, dari Sumatera Ia bertugas ke ujung Timur Indonesia, Provinsi Papua Barat.

Adam Erwindi saat menjadi mengikuti Sespinmen Polri tahun 2015. FOTO: ALBUM FB AE.

Di Polda Papua Barat sebagai Subdit Perbankan Ditreskrimusus Polda Papua Barat.

Tidak lama di Polda Papua Barat, kemudian Adam Erwindi pertama memegang tongkat komando, sebagai Kapolres Kaimana.

Berdinas di Polres Kaimana Ia meraih sejumlah prestasi dan reputasi.

‘’Polres Kaimana memperoleh predikat terbaik, juara pertama tingkat nasional Index tata kelola kerja se Indonesia untuk Polres perairan,’’ sebut Dia.

Keperbidian sederhana dan Adam Erwindi yang mampu mendekatkan dirinya dengan masyarakat di Papua Barat, sehingga Ia kembali dipercayakan pimpinan Polri menjadi Kapolres (kini Polresta,red) Manokwari.

Semasa dinas di Polres Manokwari atas kerja sama yang baik bersama Wakapolres, pejabat utama dan anggota, Polres Manokwari memperoleh WBK, yang mana saat itu Manokwari satu-satunya Polres di Papua Barat yang meraih WBK.

Adam Erwindi ketika menerima penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk Polres Manokwari. FOTO: ALBUM FB ADAM ERWINDI.

Kerja keras Adam Erwindi, displin, loyalitas pada institusi terus diamati pimpinan dan institusi, sehingga tahun 2019 masih berpangkat AKBP Adam Erwindi memperoleh PIN Emas dari Kapolri. Penghargaan itu hanya untuk orang-orang terpilh di Kepolisian.

Dalam perjalanan waktu, tidak lama di Polres Manokwari, Adam Erwindi yang saat itu menggantikan AKBP Cristian Roy pada tahun 2019, kemudian Ia diganti oleh AKBP Roni dan AKBP Roni digantikan AKBP Jhonny Eddizon Isir yang kini tahun 2024, menjadi Kapolda Papua Barat.

Pergantian itu lantaran Mabes Polri menunjuk Adam Erwindi ke provinsi nyiur melmbai, sebagai Wadirkrimsus Polda Sulawesi Utara.

Adam Erwindi bersama Tim Satgas Nemangkawi di Puncak Cartenz Timika Papua Tengah. FOTO: ALBUM FB ADAM ERWINDI.

Dari Sulawesi Utara, Erwindi ke daerah bersalju, puncak Cartenz, Timika, Ia tergabung dalam Tim Operasi bersandikan Operasi Nemangkawi yang di pimpin mantan Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Hendri Rudolf  Nahak ketika itu.

Bertugas di puncak Cartenz menjadikan Adam Erwindi memiliki banyak pengetahuan tentang keindahan dan keramahan Papua dan Papua Barat.

‘’Saya pindah ke Manado sebagai Wadir Krimsus hanya sembilan (9) bulan setengah, kemudian ditunjuk mengikuti operasi Nemangkawi,’’ terang Adam pehobi bersepda dan menyelam ini.

Di puncak Cartenz selama sembilna (9) bulan, Adam yang saat itu berpangkat AKBP pindah ke Polda Papua Barat.

‘’Selesai operasi Nemangkawi saya kembali ke Papua Barat sebagai Kabid Humas Polda Papua Barat,’’ tuturnya.

Ia mengantikan Kabid Humas AKBP Mathias Kery (kini Wakapolrseta Sorong, red).

Cukup lama menjabat Kabid Humas Polda Papua Barat, tiga tahun tujuh bulan. Sehingga total pengabdian Ia bersama keluarga di Papua Barat sembilan tahun tujuh bulan.

Ia tetap merendah, mengaku belum banyak yang terbaik diberikan kepada Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Kombes Pol Adam Erwindi, Istri dan putra putrinya. FOTO: ALBUM FB ADAM ERWINDI.

Tetapi, selalu bersyukur atas semuanya, karena dari ujung Indonesia Timur ini Ia dikaruniai seorang putra melengkapi tiga kakannya yang perempuan, seakan menjadi sempurna memiliki pasangan putra, putri yang menjadi kehangatan dan penyemangat keluarganya, dan dinas.

Tidak hanya Papua Barat memberikan Ia satu anak putra, tetapi berdinas di Papua Barat selain dua kali menjabat Kapolres, Kaimana dan Kapolres Manokwari, disinilah Ia meraih pangkat tiga melati, atau komisaris besar (Kombes) Pol.

‘’Terima kasih kepada rekan-rekan media semuanya, karena membantu saya dan institusi menjaga Kamtibmas, melalui berita-berita positifnya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya,’’ sebut dia.

Papua Barat dan Papua Barat Daya indah.

‘’Saya bisa menyelam di berbagai wilayah, di sini saya dapat anak laki-laki, di sini saya dua kali naik pangkat, dari Kompol ke AKBP dari AKBP ke Kombes, sudah terlalu banyak hal yang diberikan Papua Barat kepada saya dan keluarga,’’ ungkapnya.

Kombes Pol Adam Erwindi yang ditemui wartawan di Polda Papua Barat, Rabu (10/1/2-024) FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

‘’Saya pamit, jika ada salah mohon dimaafkan, terima kasih rekan-rekan media tetap menjalin silaturahim dan mitra kerja dengan Kabid Humas yang baru,’’ terangnya.

Media dan bidang humas adalah mitra kerja secara profesional.

‘’Polisi tanpa media kita bukan apa-apa, terima kasih kita bersama-sama telah menjaga Kamtibmas di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, salam hormat saya dan keluarga mohon pamit,’’ kata Adam Erwindi.

Seperti itulah sepanggal ceritaku tentang seorang Adam Erwindi yang saya kenal. Semangatnya pribadinya menjadi magnet bagi keluarga, institusi dan mitranya.Waaja Keema Nenekapoka (Melayani dengan sepenuh hati) tageline Polda Papua Barat .(rustam madubun)

AKBP Adam Erwindi sat memberikan reward kepada anggota saat menjadi Kapolres Kaimana.FOTO: ALBUM FB ADAM ERWINDI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *