Papua Barat

Polda Papua Barat Pesan Warga Bijak Gunakan Layanan Darurat Call Center 110

170
×

Polda Papua Barat Pesan Warga Bijak Gunakan Layanan Darurat Call Center 110

Sebarkan artikel ini

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH di ruang kerjanya. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kepolisian Polda Papua Barat meminta masyarakat bijaksana dan tidak berbohong dalam menggunakan layanan panggilan darurat call centre 110.

‘’Polda Papua Barat mengimbau agar layanan darurat call center 110  tidak dibuat main-main, karena jika nantinya terjadi seperti itu, Polri akan melacak masyarakat yang membuat laporan bohong,’’ ujar Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK MH dalam siaran persnya secara tertulis kepada wartawan, Senin (14/6/2021) di Manokwari.

Kombes Pol Adam Erwindi, mengatakan call center 110 untuk lebih cepat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran layanan polisi 110 untuk memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat terhadap terselenggaranya layanan keamanan publik masyarakat Papua Barat,” ujar Kabid Humas.

Dalam penyelenggaraan layanan polisi telah disiapkan sistem aplikasi yang dapat memungkinkan pencatatan dan perekaman setiap interaksi Polri dan masyarakat, sehingga dimungkinkan pengendalian respons kebutuhan masyarakat terhadap Polri.

Menurut Kabid Humas, caranya mudah, cukup tekan 110 di handphone kemudian tekan ok  maka akan terhubung oleh oprator. Masyarakat yang melakukan panggilan ke nomor akses 110 akan langsung terhubung ke oprator yang akan memberikan layanan berupa informasi, pelaporan (kecelakaan, bencana, kerusuhan, dll) dan pengaduan (penghinaan, ancaman, kejahatan, tindak kekerasan dll).

Adam Erwindi mengimbau agar layanan call center 110 tidak dibuat main-main, jika terjadi seperti itu, Polri melacak masyarakat yang membuat laporan bohong. Semua pengaduan dan telepon dari masyarakat yang memakai HP atau telp rumah/umum akan terekam dan terlacak oleh GPS di semua Wilayah kabupaten papua barat.

Kabid Humas mengatakan sistem  pelayanan telepon dari masyarakat akan tersambung atau diangkat oleh operator, operator otomatis meneruskan ke polres jajaran.

“Sistem cara kerja pelayanan telepon dari masyarakat akan tersambung atau diangkat oleh operator, operator otomatis meneruskan ke polres jajaran di mana lokasi tempat kejadian perkara. Kalau Polres tidak mengangkat panggilan telepon, maka sambungan telpon akan masuk di Polda. Mari manfaakan layanan polisi 110 bagi semua yang membutuhkan kehadiran polisi,’’ pesan Kombes Pol Adam Erwindi.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *