Papua Barat

Pupuk Kaltim Salurkan 5.000 Masker untuk Penaganan Karhutlah

226
×

Pupuk Kaltim Salurkan 5.000 Masker untuk Penaganan Karhutlah

Sebarkan artikel ini
Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana Polda Papua Barat menerima bantuan 5.000 masker secara simbolis dari perwakilan PT Pupuk Kaltim untuk mendukung penanganan Karhutla di Papua Barat, di ruang kerja Wakapolda Papua Barat, Jumat (16/10/2026). FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BARAT

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menerima bantuan 5.000 masker dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di ruang kerja Wakapolda Papua Barat, Jumat (16/10/2026).

Bantuan diterima langsung oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana dan disaksikan perwakilan Pupuk Kaltim, Kepala Bidang Keuangan Polda Papua Barat, serta Pakoor Polwan Polda Papua Barat.

Masker tersebut diharapkan membantu melindungi personel kepolisian yang bertugas di lapangan dari paparan asap kebakaran, sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat yang terdampak karhutla.

Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Sulastiana menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurut dia, dukungan dari sektor swasta dapat membantu kepolisian menjalankan tugas penanganan karhutla, terutama dalam menjaga kesehatan personel di lapangan.

Ia berharap kerja sama antara kepolisian dan dunia usaha terus terjalin untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, menjaga keselamatan masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana di Papua Barat.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dunia usaha dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya saat menghadapi situasi yang berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Trihadi juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan titik api.

Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat agar dampak kebakaran dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *