Petahana Bupati dan wakil bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT dan Matret Kokop, SH. PAPUADALAMBERITA. FOTO: dokumen/istimewa PAPUADALAMBERITA.COM.BINTUNI – Untuk memutus mata... Putus Penyebaran COVID-19, Bapaslon PMK2 Laksanakan Protokol Kesehatan

Petahana Bupati dan wakil bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT dan Matret Kokop, SH. PAPUADALAMBERITA. FOTO: dokumen/istimewa

PAPUADALAMBERITA.COM.BINTUNI – Untuk memutus mata rantai penyebaran corona virus disiase 2019 (COVID-19) yang kian memuncak di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) akan laksanakan protokol kesehatan pada saat pendaftaran di Komisi Pemilhan Umum (KPU), Ahad (6/9/2020).

Kordinator tim PMK2 wilayah Kota Bintuni, Yohanes Akwan,S.H kepada media ini, Sabtu (5/9/2020) menegaskan bahwa pihaknya telah membagi ribuan atribut berupa baju dan masker kepada para pendukung paslon petahana.

“Sehingga yang hadir pada acara deklarasi dan pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) jilid II wajib patuhi protokoler kesehatan, gunakan masker dan jaga jarak” ucap Anes Akwan sapaan akrabnya.

Lanjut  Akwan mengatakan, hal ini dilakukan untuk mendukung mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di negeri sisar matiti ini.

Ditegaskannya bahwa pada acara deklarasi dan pendaftaran bapaslon PMK2 jilid di KPU Teluk Bintuni tidak diijinkan orang yang tidak menggunakan masker.untuk mengikuti kegiatan ini.

Sesuai informaai yang dihimpun media ini bapaslon Petrus Kasihiw – Matret Kokop bersama.partai politik pengusung dan pendukung serta tim.kerja akan berkumpul.di posko kilometer 4.

Kemudian bersama massa pendukungnya menuju kantorr KPU Teluk Bintuni, mendaftar dihari terakhir yang ditentukan pihak penyelenggara pemilu.

“Rangkaian kegiatan deklarasi bapaslon PMK2 dan pendaftaran akan betakhir di posko induk SP 3” tutup Akwan.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *