NasionalOlahragaPapua Barat

Reinhard Calvin Maniagasi: Italia Tersingkir, Kini Saatnya Brasil Menguasai Piala Dunia 2026

580
×

Reinhard Calvin Maniagasi: Italia Tersingkir, Kini Saatnya Brasil Menguasai Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Kesbangpol  Papua Barat, Reinhard Calvin Maniagasi, yang ditemui wartawan terkait pandangannya mengenai persaingan Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Senin (1/6/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN/KOMPAS.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat, Reinhard Calvin Maniagasi, mengaku mengalihkan dukungannya pada Tim Nasional Brasil untuk ajang Piala Dunia 2026 setelah Italia kembali gagal tampil di putaran final turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Saat ditemui wartawan di kantor Gubernur Papua Barat Arfai Manokwari, Senin (1/6/2026), Reinhard mengatakan dirinya selama ini merupakan pendukung setia atau “pendukung klasik” Tim Nasional Italia.

Namun, absennya Italia dalam putaran final Piala Dunia membuat pilihannya beralih kepada Brasil, tim yang telah diikutinya sejak masa kecil.

“Kalau kami merupakan pendukung klasik Timnas Italia. Tetapi untuk Piala Dunia tahun ini Italia tidak masuk, sehingga kami mendukung Brasil. Itu juga merupakan tim masa kecil yang kami ikuti sejak lama,” kata Reinhard.

Menurut dia, persaingan dalam Piala Dunia 2026 diperkirakan berlangsung ketat karena banyak negara memiliki kualitas yang relatif seimbang.

Meski demikian, Brasil dinilai memiliki nilai lebih karena sejarah panjang dan tradisi kuat yang selalu menjadi modal penting dalam setiap penampilannya di ajang Piala Dunia.

“Semua tim mempunyai kekuatan yang menonjol dan peluang yang sama. Tetapi Brasil memiliki sejarah besar yang membuat mereka mempunyai semangat dan karakter tersendiri dibandingkan tim-tim lain,” ujarnya.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi bersejarah karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara. Turnamen tersebut akan berlangsung selama 38 hari, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Format baru dengan jumlah peserta yang lebih banyak diperkirakan akan menghadirkan persaingan yang semakin kompetitif.

Sejumlah negara unggulan seperti Brasil, Argentina, Prancis, Inggris, Jerman, dan Spanyol tetap menjadi kandidat kuat peraih gelar juara.

Absennya Italia kembali menjadi sorotan pecinta sepak bola dunia.

Negara yang dikenal sebagai salah satu kekuatan tradisional sepak bola internasional itu kembali gagal tampil di Piala Dunia setelah sebelumnya juga tidak lolos pada edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.

Dengan demikian, Italia tercatat absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, termasuk edisi 2026.

Padahal, Italia merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.

Gli Azzurri pernah meraih gelar juara dunia pada 1934, 1938, 1982, dan 2006. Empat gelar itu menempatkan Italia sebagai salah satu negara dengan koleksi trofi terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, sejajar dengan Jerman dan hanya berada di bawah Brasil yang mengoleksi lima gelar juara dunia.

Bagi Reinhard, sejarah dan tradisi besar yang dimiliki Brasil menjadi alasan utama dirinya menjatuhkan pilihan kepada tim berjuluk Selecao tersebut.

Ia berharap Brasil mampu kembali menunjukkan dominasinya dan mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar juara dunia keenam di Amerika Utara tahun ini.(rustum madubun) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *