Juru Bicara Pemkab Fakfak Covid -19, dr. Subhan Rumoning, Sp.PD. Ketika Konfrensi Pers di Gedung Winder Tuare. Jumat 13 November 2020. FOTO : RICO... Satu Pasien Suspek Covid -19 di Fakfak Meninggal Dunia, Subhan : Masih Ada 17 Pasien Suspek  Dalam Penanganan, Terbanyak Klaster Dinas Pertanian

Juru Bicara Pemkab Fakfak Covid -19, dr. Subhan Rumoning, Sp.PD. Ketika Konfrensi Pers di Gedung Winder Tuare. Jumat 13 November 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Satu pasien suspek Covid -19 meninggal dunia di RSUD Fakfak pada Jumat (13/11/2020) sekitar jam 13:00 WIT di ruangan isolasi perawatan pasien Covid -19.

Pasien tersebut berinial S jenis kelamin laki – laki dan berusia 65 tahun beralamat di Piahar Keluarahan Wagom Distrik Pariwari, meninggal setelah sehari menjalani perawatan di ruas isolasi Covid -19 RSUD Fakfak.

Juru Bicara Pemkab Fakfak Covid -19, dr. Subhan Rumoning, Sp.PD yang juga Direktur RSUD Fakfak, di gedung pertemuan Winder Tuare, usai menghadiri rapat evaluasi Gugus Tugas Covid -19 Fakfak, kepada wartawan mengatakan, satu pasien suspek Covid -19, berinisial S jenis kelamin laki – laki berusia 65 tahun dinyatakan meninggal dunia setelah sehari menjalani penanganan di ruang isolasi perawatan Covid -19 RSUD Fakfak.

Menurut Subhan, pasien suspek Covid -19, masuk RSUD Fakfak pada Kamis (12/11/2020) sekitar jam 18.40 WIT dengan kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami sesak napas dengan riwayat keluhan demam 3 hari disertai batu 3 hati.

Setelah masuk RSUD Fakfak dan dilakukan swab antigen, hasilnya positif suspek Covid -19 sehingga untuk memastikan lagi pasien benar terpapar Corona Virus maka hasilnya akan dilakukan swab PCR.

“Swab antigennya, pasien positif Covid -19, namun akan dipastikan lagi dengan swab PCR walaupun swab antigen 95 persen menunjukan positif Corona namun sesuai prosedur harus dilakukan swab PCR”, tukas dokter specialis penyakit dalam yang akrab disapa dokter Subhan.

Lanjutnya, setelah pasien suspek Covid -19 ini meninggal dunia di RSUD Fakfak, tim kesehatan Covid -19 Fakfak telah melakukan stracing kepada istri dan anaknya namun hasilnya negatif.

Dikatakan,  dari hasil stracing yang dilakukan lelaki berusia 65 tahun itu bukan pelaku perjalanan sehingga patut diduga dia terinfeksi corona virus dalam transmisi lokal Fakfak,”dia yang meninggal divonis suspek Covid -19 sesuai hasil swab test antigen, bukan pelaku perjalanan sehingga patut diduga dia terinfeksi dalam transmisi lokal”.

Pasien suspek Covid -19, yang meninggal dunia di RSUD Fakfak telah dilakukan proses pemakaman sesuai protokol Covid -19 dan lelaki parubaya itu dimakamkan pada jam 21:00 WIT di lokasi pemakanan baru jalan Kadamber.

Dalam konfrensi pers yang berlangsung di gedung Winder Tuare usai rapat terbatas gugus tugas percepatan penanganan Covid -19 Kabupaten Fakfak yang dipimpin langsun Ketua Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Fakfak, Dr. Mohammad Uswanas, M.Si, Subhan Rumoning, menegaskan, walaupun ada satu pasien suspek Covid -19 yang meninggal dunia di Fakfak namun hingga saat ini masih ada 17 pasien suspek Covid -19 dalam penanganan penyembuhan.

17 pasien suspek Covid -19 tersebut dengan rincian 5 orang di ruang isolasi pasien Covid -19 RSUD Fakfak, 2 pasien dalam proses pemindahan masuk dalam ruang perawatan isolasi RSUD Fakfak dan 10 orang pasien suspek dalam proses penyembuhan di ruang karantina terpusat Balai Diklat Pemkab Fakfak.

Dari 17 pasien suspek Covid -19 itu, 10 pasien suspek Covid -19 yang berada di Balai Diklat dalam kondisi tanpa gejala dan 7 pasien di ruang isolasi RSUD Fakfak dengan gejala batuk dan sesak napas ada 2 pasien dan 3 lainnya hanya batuk.

Dari 17 Kasus suspek yang menjalani penyembuhan di Fakfak menurut Subhan Rumoning, terbanyak dari klaster Dinas Pertanian Kabupaten Fakfak dengan jumlah kurang lebih  6 orang lainnya ada beberapa ASN, karyawan swasta termasuk salah satu pegawai TU SMA Negeri 1 Fakfak.

Dan 17 kasus suspek Covid -19 ini merupakan update terbaru  gugus tugas Covid -19, pada hari  Jumat (13/11/2020) sekitar jam 23:00 WIT, diluar dari 51 kasus positif yang sudah sembuh.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *