fbpx
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Ratusan pencari kerja di Pemkab Fakfak yang... Sekda Fakfak : Hasil Tes CPNS 2018 Masih di KemenpanRB

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Ratusan pencari kerja di Pemkab Fakfak yang telah mengikuti proses tes Calon Pegawai Ngeri Sipil (CPNS) kuota tahun 2018 hingga kini masih menunggu hasil tes tersebut yang hingga kini belum juga di umumkan.

Banyak pencari kerja yang ingin berpakaian seragam keki itu berharap agar hasil CPNS 2018 dapat segera diumukan sehingga mereka dapat mengetahui nasib nya lulus atau tidak sebagai CPNS.

Namun hasil CPNS yang ditunggu – tunggu sejak 2019 dapat diumumkan Pemerintah Papua Barat hingga Kabupaten/Kota belum juga kunjunbg tiba hasil tersebut, belum dapat diketahui apa alasan lambatnya pengumuman hasil tes CPNS 2018 tersebut.

Namun di beberapa situs berita online menyebutkan, Badan Kepegawaian  Negara menyebutkan hasil tes CPNS untuk Papua dan Papua Barat akan diumumkan Juni 2019 lalu namun hingga awal 2020 hasil tes CPNS tak kunjung diumumkan.

Terkait dengan hasil tes CPNS 2018 di Kabupaten Fakfak yang diikuti ratusan pencari kerja, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, yang ditemui papuadalamberita.com. menngakui, hingga saat ini hasil tes CPNS tersebut belum di umumkan karena hasilnya masih di Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (KemenpanRB) di Jakarta.

“Hasilnya masih ada di KemenpanRB di Jakarta sehingga sampai hari ini belum bisa diumumkan”, tutur Ali Baham Temongmere, kepada di ruang kerjanya, Kamis (23/1/2020).

Sebenarnya menurut pimpinan ASN di Kabupaten Fakfak ini, hasil CPNS 2018 seharusnya sudah selesai pada Juni 2019 lalu untuk  Papua Barat, namun kemungkinan tertundanya hasil ini disebabkan adanya beberapa persoalan di beberapa Kabupaten/Kota di Papua Barat terkait kuota 80 OAP – 20 Non OAP tersebut.

Sebenarnya kata Ali Baham, kuota 80 – 20 ada yang tidak sesuai dengan kondisi beberapa daerah di Papua Barat juga menjadi persoalan, misalnya di Pegunungan Arfak, Maybrat dan beberapa daerah lainnya yang sesungguhnya didominasi OAP hingga mencapai 90 persen atau sebaliknya di beberapa daerah formasi permintaan di mana ada yang tidak tersedia OAP hingga tidak dapat mencapai tuntutan 80 – 20 tersebut.

Sekda berharap, agar peserta tes CPNS 2018 dapat bersabar sehingga Pemerintah dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang terkait dengan hasil tes tersebut agar ketika diumumkan sesuai dengan harapan banyak pihak.

Sementara itu, Kepala Badan  Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Mujusam Uswanas, SE, M.Si, membenarkan, hasil tes CPNS 2018 belum di umumkan karena hingga saat ini hasil tes tersebut masih belum keluar dari MenpanRB di Jakarta.

Karena itu kata dia, dalam waktu dekat, BKPSDM akan ke Jakarta untuk kepentingan kepengurusan hasil tes CPNS 2018 lalu yang hingga kini belum diumumkan diseluruh Kabupaten/Kota di Papua Barat.

“Dalam waktu dekat, BKPSDM Fakfak akan ke Jakarta untuk mengurus kembali hasil tes CPNS 2018 yang hingga kini belum dapat diumumkan”, tutur Mujusam Uswanas.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!