PAPUA DALAM BERITA.COM. FAKFAK – Dinas Transmigrasi dan Tenga Kerja, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 808/Mbaham Matta berkolaborasi dengan membuka lahan pertanian seluas 15 hektar di Kampung Onim Jaya (SP 3) Distrik Bomberay.
Pembukaan lahan pertanian seluas 15 hektar ini untuk menanam padi, ubi kayu, jagung, kedelai dan tebu.
Hal itu sampaikan Kepala Dinas Tenaga Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak, Abuthalib Paus – Paus kepada wartawan di Kampung Onim Jaya, Distrik Bomberay, Fakfak – Papua Barat, Sabtu (27/9/2025).
Distransnaker, Distapang dan Prajurit Yonif TP 808/Mbaham Matta Bersama Masyarakat Buka Lahan Pertanian 15 Hektar di Bomberay. Sabtu (27/9/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.
Menurut Abuthalib, pembukaan lahan pertanian untuk menanam padi, ubi kayu, jagung, kedelai dan tebu di lahan seluas 15 hektar tersebut guna mewujudkan program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Di lahan seluas 15 hektar tersebut, 2 hektarnya mulai dilakukan penanam padi dan ubi kayu. Penanam dilakukan Prajurit Yonif TP 808/Mbaham Matta dan Masyarakat setempat dengan didampingi KUPT PPL Bomberay – Tomage, Ismanto dan Ketua Kelompok Tani Asmat dan Asrul,” tandas Abuthalib Paus – Paus.
Sedangkan untuk pembukaan lahan dilakukan menggunakan alat berat Jonder dan Hand Traktor yang dioperasikan putra – putra daerah Fakfak yang telah mendapat pelatihan operator alat dari Disnakertrans.
“Putra – putra Fakfak yang membuka lahan ini sebelumnya mendapatkan pelatihan mengoperasikan alat berat jonder dan hand traktor,” ungkapnya.(Enrico Letsoin)













