PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pendidikan.
Hal ini disampaikan Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., pada Senin (16/03/2026) di Balai Kampung Kayu Merah, Fakfak Tengah, menanggapi apresiasi yang diberikan oleh anggota DPD RI Paul Finsen Mayor atas keberhasilan program sekolah dan pengobatan gratis yang menyentuh orang asli papua di wilayah Kabupaten .
Bupati Samaun Dahlan, menyatakan bahwa dukungan dari tingkat pusat menjadi motivasi besar bagi jajarannya untuk terus berbenah. Fokus utama saat ini kata dia, adalah memastikan seluruh lapisan masyarakat terlindungi oleh jaminan kesehatan nasional.
Bupati memberikan perhatian khusus pada pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan. Saat ini menurutnya, teridentifikasi sekitar 1.066 warga di wilayah Fakfak Tengah yang datanya perlu segera ditindaklanjuti agar status kepesertaannya aktif.
Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko finansial bagi warga, terutama dalam situasi darurat medis. ”Pemerintah daerah khawatir jika ada ibu hamil yang membutuhkan tindakan operasi caesar namun belum terdata. Tanpa jaminan yang aktif, biaya rumah sakit akan sangat memberatkan,” ujar Bupati.
Meski proses pendataan sedang berjalan, Lelaki berdarah Tidore Maluku Utara yang juga mantan Kadis PUPR2KP Fakfak, yang akrab dengan sapaan SD, mengimbau agar warga tidak ragu untuk mengakses fasilitas kesehatan.
Dia menegaskan ketiadaan kartu BPJS tidak boleh menjadi penghalang untuk mendapatkan pengobatan. Karena itu dia berpesan Masyarakat yang termasuk dalam daftar 1.066 orang tersebut diminta tidak khawatir.
Samaun Dahlan juga mengintruksikan seluruh fasilitas kesehatan diperintahkan untuk tetap melayani warga yang belum tercacat di BPJS, karena Pemerintah daerah menjamin seluruh biaya pengobatan tetap gratis melalui program kesehatan gratis.
Selain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi pilar utama pembangunan. Selama masa kepemimpinannya, Bupati menjamin program pendidikan gratis akan terus berlanjut dengan fokus pada : Penempatan tenaga pendidik (guru) dan medis (dokter) yang lebih merata hingga ke pelosok, Pembenahan sarana dan prasarana di sekolah serta pusat layanan kesehatan, dan Peningkatan mutu pelayanan secara bertahap dan berkelanjutan.
”Apresiasi dari pusat adalah spirit bagi kami untuk terus memberikan produk layanan publik terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat Fakfak,” pungkasnya.(Enrico Letsoin)













