Papua Barat

Tindak Lanjut Program Kapolda, Polres Fakfak Jadikan Kampung Tanama Sebagai Roole Model

352
×

Tindak Lanjut Program Kapolda, Polres Fakfak Jadikan Kampung Tanama Sebagai Roole Model

Sebarkan artikel ini

Waka Polres Fakfak Kompol. Indro Rizkiadi, S.IK Memimpin Rapat Kordinasi Bersama Instansi Terkait dan Masyarakat Kampung Tanama Guna Mejadikan Tanama Sebagai Kampung Rool Model. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Humas Polres Fakfak. 

Kasat Binmas Polres Fakfak IPTU. Ilham, SH. MM. (Paling Kiri) Bersama Instansi Terkait dan Warga Kampung Tanama. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Humas Polres Fakfak.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Salah satu program Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, melakukan pembinaan anak – anak putus sekolah, penyalagunaan lem aibon dan anak – anak terindikasi berperilaku menyimpang.

Guna menindak lanjuti program Kapolda Papua Barat untuk melakukan pembinaan terhadap anak – anak tersebut, Polres Fakfak dibawah kepemimpinan AKBP. Hendriyana, SE.,MH, telah menjadikan Kampung Tanama di Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat sebagai Kampung Rool Model (Kampung Percontohan).

Demikian dikatakan Kapolres Fakfak, AKBP. Hendriyana, SE.,MH., melalui Kasi Humas, IPDA. Arantaun, SH., kepada awak media di Fakfak dalam pers rilis yang juga diterima papuadalamberita.com. kemarin (Selasa 6/9/2022).

Menurut mantan anggota Tipikor Sat Reskrim Polres Raja Ampat yang saat ini dekat dengan awak media di Fakfak, bahwa dengan menjadikan Kampung Tanama Distrik Pariwari sebagai Kampung Rool Model, beberapa hari lalu melalui Jajaran Satuan Binmas Polres Fakfak telah melalukan rapat koordinasi instansi terkait sekaligus melakukan pendataan yang berlangsung di Kampung Tanama.

Dan dalam rapat koordinasi dengan instansi terkait guna membahas langkah – langkah menjadikan Kampung Tanama sebagai Kampung Percontohan, Waka Polres Fakfak Kompol. Indro Rizkiadi, S.IK, hadir mewakili Kapolres dengan didampingi Kasat Binmas,  IPTU.  Ilham, SH. MM.

Dalam pertemuan tersebut, Waka Polres Fakfak, Kompol. Indro Rizkiadi, S.IK., menyampaikan, Agar Kepala Kampung Tanama dan Aparat Kampung Tanama melalui Ketua RT dan Bhabinkamtibmas untuk mendata secara riil dan lengkap anak-anak yang putus sekolah di Kampung Tanama,.

Selain itu dia, mengajak seluruh warga kampung Tanama untuk bersinergi membangun kersajasama untuk bersama-sama mendukung program agenda Pemerintah karena dengan mendukung program Pemerintah akan membawa sisi positif kepada warga masyarakat dan Keluarga, terlebih lagi masa depan anak-anak remaja Kampung Tanama yg telah dijadikan Kampung Rool Model sebagai Kampung Percontohan dengan nama Kampung Pancasila.

“Kami (Polres Fakfak) mengajak warga kampung Tanama untuk bersinergi membangun kersajasama untuk bersama-sama mendukung program agenda Pemerintah karena dengan begitu akan membawa sisi positif  bagi warga masyarakat dan Keluarga, terlebih lagi masa depan anak-anak remaja Kampung Tanama yg telah dijadikan Kampung Rool Model sebagai Kampung Percontohan dengan nama Kampung Pancasila,” pintanya.

Lebih lanjut Kasi Humas, mengatakan, program Kapolda Papua Barat dalam rangka melakukan pembinaan Anak-Anak Putus Sekolah, Penyalahgunaan Lem Aibon dan anak-anak yang terindikasi berperilaku menyimpang, maka setelah rapat tersebut dengan instansi terkait dan pendataan nantinya anak-anak anak – anak tersebut  akan dilakukan pembinaan sesuai dengan kebutuhan.

“Setelah rapat koordinasi dengan instasi terkait dan dilanjutkan pendataan, anak – anak tersebut akan dilakukan pembinaan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Arantaun yang saat ini mejabat sebagai Kasi Humas di Polres Fakfak.

“Dengan menjadikan Kampung Tanama sebagai Kampung Percontohan atau Rool Model dengan nama Kampung Pancasila guna melaksanakan program Kapolda maka harapan Polres Fakfak  anak-anak yang putus sekolah yang ada di Kampung Tanama sehingga terbebas dari buta aksara dan bisa menatap masa depan yang lebih cerah”, harapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan instansi terkait, yakni : Kodim 1803 Fakfak, Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Dinas Dukcapil Fakfak, Kementerian Agama, Kepala Kampung Tanama dan Aparat Kampung Tanama, serta Orang tua bersama anak-anak yang terdata putus sekolah, yang bermukim di Kampung Tanama.(rls/RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *