NasionalPapua Barat

Wagub Papua Barat Hadiri Sarasehan HKTI, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

77
×

Wagub Papua Barat Hadiri Sarasehan HKTI, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Wagub Papua Barat Mohamad Lakotani Hadiri Sarasehan HKTI dan Launching INNOFOOD 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). FOTO: KANTOR PENGHUBUNGAN

PAPUADALAMBERITA.COM.JAKARTA Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH., M.Si menghadiri sarasehan nasional dalam rangka HUT ke-53 Himpunan Kerukunan Tani Indonesia yang dirangkaikan dengan peluncuran INNOFOOD Expo & Forum 2026 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua Barat Erix Ayatanoi. menyampaikan kehadiran Wakil Gubernur merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, HKTI ditegaskan sebagai mitra strategis pemerintah hingga tingkat bawah, terutama dalam mengawal distribusi sarana produksi pertanian serta mengawasi berbagai persoalan di lapangan yang merugikan petani.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya keberlanjutan pembangunan sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan negara. Peningkatan produksi, menurut para pemangku kepentingan, harus diiringi jaminan harga jual yang menguntungkan petani.

Melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan diproyeksikan dapat terserap lebih dari 50 persen, sehingga diharapkan mampu menjaga stabilitas pendapatan petani dan nelayan.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pula peluncuran Innovation for Food Security and Sustainability Expo & Forum (INNOFOOD) 2026, serta penguatan kelembagaan melalui yayasan dan koperasi HKTI. Kegiatan ini juga diisi dengan dialog strategis bertema “Meretas Jalan Menuju Lumbung Pangan Dunia” yang membahas peningkatan produksi, hilirisasi, investasi, dan penguatan kelembagaan petani.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, HKTI turut menyalurkan santunan kepada anak yatim serta bantuan pendidikan bagi 53 anak petani.

Erix menambahkan, forum tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi tani guna mendorong kemandirian pangan nasional, termasuk di Papua Barat.(rustam madubun)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *