PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Kepala Kampung se-Kabupaten Fakfak Tahun 2025 yang diselenggarakan di gedung Ketahanan Pala Polinef Fakfak, Sabtu (20/12/2025).
Pertemuan strategis ini mengusung tema besar “Program Kampung Berdaya, Menuju Kampung Mandiri yang Membara”.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa kampung merupakan ujung tombak pembangunan daerah dan garda terdepan dalam pelayanan publik.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Fakfak sangat bergantung pada sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Distrik, dan Kampung.
Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, memberikan instruksi khusus kepada seluruh Kepala Kampung dan jajaran aparatur kampung mengenai pengelolaan keuangan.
Rakerkamda Kabupaten Fakfak 2025 Yang Berlangsung di Gedung Ketahanan Pala Polinef Fakfak. Sabtu (20/12/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAM BERITA.COM.
Orang nomor 2 di Fakfak yang akrab disapa Donatus, menegaskan agar Dana Kampung dikelola secara transparan dan akuntabel demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Kemandirian kampung bukan semata – mata diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari kemampuan aparatur dalam merencanakan program yang tepat sasaran serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Drs. Donatus Nimbitkendik.
Selain pengelolaan anggaran, terdapat empat poin penting yang ditekankan bagi para perangkat kampung, yakni :Transparansi Anggaran, Pelayanan Dasar, Stabilitas Sosial, dan Sinergi Visi Daerah.
Terkait peran strategis BAPERKAM dan Distrik, terkait perubahan regulasi dalam UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, Wakil Bupati mengingatkan bahwa otonomi luas yang dimiliki kampung harus dibarengi dengan tanggung jawab yang tertib administrasi.
Wakil Bupati Donatus, juga menyoroti peran Badan Permusyawaratan Kampung (BAPERKAM) sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat yang efektif dalam perencanaan pembangunan.
Kepada para Kepala Distrik, Wakil Bupati meminta agar fungsi pembinaan dan pengawasan ditingkatkan agar pembangunan di tingkat kampung berjalan efektif, terutama dalam pengawasan Dana Kampung.
Rapat kerja ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi strategis untuk mengakselerasi pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Fakfak demi mewujudkan visi Kabupaten yang mandiri, sejahtera, aman, dan berdaya saing, tutup Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik.
Raker Kerja Pemerintah Kampung dan Pemda (Rakerkamda) se-Kabupaten Fakfak ini, diikuti 142 Kampung dan Baperkam yang ada di 17 Distrik se-Kabupaten Fakfak.(Enrico Letsoin)













