Papua Barat

Wujudkan Listrik 24 Jam di Bomberay,  PLN Daratkan Ratusan Tiang Listrik di Tesha ​

128
×

Wujudkan Listrik 24 Jam di Bomberay,  PLN Daratkan Ratusan Tiang Listrik di Tesha ​

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Ratusan Tiang dan Kabel Listrik Milik PT. PLN Untuk Menerangi Bomberay 24 Jam Tiba Dengan Kapal LCT Top Star Tina di Kampung Tesha. Rabu (24/02/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM ​FAKFAK Komitmen Pemerintah di tahun 2026  untuk melistriki hingga pelosok Papua Barat terus dikebut.

Tahap pertama upaya peningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah Kabupaten Fakfak resmi dimulai dengan tibanya material distribusi utama (MDU) di Dermaga Kampung Tesa, Distrik Bomberay, dengan  menggunakan kapal LCT Top Star, pada Selasa (24/02/2026) dan saat dalam tahap pembongkaran material milik PLN tersebut.

​Sebanyak 550 batang tiang listrik dan 78.000 meter kabel, beserta aksesoris pelengkap lainnya, telah mendarat untuk meng-cover jaringan sepanjang 25 kilometer.

Material ini difokuskan untuk menangani jaringan listrik di tiga wilayah utama, yakni Kampung Baru Bomberay, Tesha, dan Mitimber.

Proses Pemasangan Tiang Listrik Untuk Menarangi Bomberay 24 Jam. Rabu (25/02/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Mitra PLN Fakfak, Rommy Thokiman, menjelaskan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari proyek besar yang berkelanjutan.

Selain material yang sudah tiba, saat ini terdapat 920 batang tiang tambahan yang sedang dalam proses pengiriman dari pabrikan menuju PLN Sorong, yang selanjutnya akan diteruskan ke Fakfak.

​”Tiang-tiang tersebut nantinya akan digunakan untuk menerangi wilayah Waremu, Wos, Salawir, Tomage, Kriabisa, Tunas Gain, dan Bisa, dan Patipi Pasir,” ujar Rommy.

​Terkait target Pemerintah, PT. PLN (Persero) dan Mitra PLN yang dipercayakan menangani pekerjaan ini  untuk penyelesaian 11 Kampung tersebut, Rommy mengakui optimis akan rampung dalam semester pertama ini.

“Walaupun ada kendala pendistribusian material tersebut akibat bencana Sumut, namun optimis akan selesai dalam semester pertama,” ungkapnya.

​Kedatangan material ini disambut antusias oleh warga setempat. Masyarakat di Distrik Bomberay menaruh harapan besar agar kehadiran jaringan baru ini mampu menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh, yang mencakup hingga kawasan transmigrasi di Bomberay dan Tomage.

​Dengan masuknya aliran listrik ini, diharapkan roda ekonomi masyarakat di Distrik Bomberay dan sekitarnya dapat berputar lebih cepat dan meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah pedalaman Fakfak.

Selain PLN juga telah mensurvey dan mendata calon – calon pelanggan yang ada di 11 Kampung tersebut untuk pemasangan instalasi rumah dan Kwh meter karena Kementerian ESDM memberikan bantuan pasangan baru listrik gratis (BPBL) sebanyak 2 ribu rumah penerima manfaat tersebut. (Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *