Kapolda Papua Barat dan Gubernur Papua Barat melepas Siswa Bintara Polri Polda Papua Barat, Jumat (23/7/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pelepasan siswa calon Bintara Polri Polda Papua Barat diawali dengan pembacaan ikrar calon siswa yang siap mengikuti pendidikan di SPN dan janji menjaga nama baik Polda Papua Barat dan Provinsi Papua Barat selama pendidikan serta pengalungan bunga dari siswa kepada Gubernur Papua Barat dan Kapolda Papua Barat.
Baca juga:Â Kapolda: Mabes Polri Tambah Kuota Bintara Papua Barat, Total yang Lulus 2.111 OrangÂ
Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan dan Kapolda Papua Barat berpesan, 1.400 calon Bintara Polri laki-laki dan 100 calon Bintara polisi wanita dalam pendidikan untuk menjaga nama baik Polda Papua Barat dan Provinsi Papua Barat, meninggalkan kebiasaan buruk, jauhi minuman keras (Miras) dan narkoba.
Gubernur Papua Barat dan Kapolda Papua Barat menaruh harapan kepada 1.500 calon Bintara Polri afermasi Otsus yang akan mengikuti Pendidikan dan Pembentukan (Diktuk) Polri tahun anggaran 2021 di sembilan Sekolah Polisi Negara dan empat pusat pendidikan (Pusdik) Polri di Indonesia untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri di Papua Barat.
‘’Itu jerih payah kalian, selama empat bulan kalian mengikuti seleksi ketat di tengah-tengah COVID-19 yang melanda Papua Barat dan dan Manokwari dengan intensitas tinggi kalian terpilih menjadi siswa Bintara afirmasi otsus yang sebentar akan berangkat ke sembilan  SPN dan empat Pusdik,’’ ujar Kapolda dalam arahan pertama saat melepas ke-1.500 calon Bintara, Jumat (23/7/2021).
Kapolda mengatakan, keberhasilan siswa menjadi calon Bintara adalah perjuangan dan merupakan doa orang tua calon Bintara. Tolong jaga kepercayaan Tuhan kepada calon Bintara untuk mengabdi kepada Kepolisian Republik Indonesia.
‘’Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dulu,  kalian tinggalkan sekarang, dan kebiasaan  negatif yang pernah kalian lakukan saat ini harus buang jauh-jauh, karena kalian akan dididik di lembaga pendidikan Polri. Ketika kalian sudah dilantik di Pusdik atau SPN masing-masing kalian sudah menjadi milik pemerintah dan Polri,’’ tegas Kapolda.
‘’Saya katakan kepada adik-adik semua tidak mudah bergabung menjadi personil Polri, begitu ketat perjuangannya dari awal 3.800 orang kalian diseleksi sekarang tinggal 1.500 orang, ditambah 84 orang dan 311 orang golongan C Itu perjuangan kalian,’’ sambung Tornagogo Sihombing.
Kapolda Papua Barat dan Gubernur Papua Barat menerima pengalungan bunga dari Siswa Bintara Polri Polda Papua Barat, Jumat (23/7/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
Irjen Tornagogo Sihombing berpesan calon Bintara selalu jaga kesehatan, hindari pertemuan-pertemuan dengan orang-orang yang membuat calon Bintara tertular COVID-19. Calon Bintara harus betul-betul sehat, karena sebelum berangkat nanti ada beberapa tes antigen, tes swab dan di tempat latihan juga akan di tes antigen Swab.
‘’Semua itu untuk memastikan kalian sehat, kalau tidak sehat kalian akan melaksanakan isolasi mandiri. Panitia selama empat bulan berusaha dan Polda Papua Barat sudah bisa mencetak 2. 111 Bintara luar biasa, saya ingin tahun depan juga akan ada seperti ini, semoga kekuatan Polda Papua Barat secara kuantitas bisa terpenuhi menjadi 10.500 personil,’’ terang Kapolda.
Jenderal yang memperoleh Bintang dua saat menjabat Kapolda Papua Barat ini, mengatakan markas besar Polri memberikan peluang kepada Papua Barat untuk melaksanakan itu di tahun depan, Â untuk itu Calon Bintara jaga nama baik Polda Papua Barat di SPN masing-masing. Jangan membuat sesuatu yang mencoreng Polda Papua Barat khususnya Provinsi Papua Barat.
‘’Bapak Gubernur sudah baik hati untuk memberi peluang kepada kalian,  Ketua MRP, Ketua DPR Papua Barat sudah memperjuangkan kalian untuk bisa menjadi Bintara Otsus,  luar biasa adek-adek semua, dan Saya berpesan gelombang satu ini tetap menjaga semuanya jangan sampai ada apa-apa saat keberangkatan,’’ ucap Sihombing.
‘’Begitu juga yang gelombang kedua,  saya pesan kepada kalian untuk jangan macam-macam, kalian harus hidup teratur, tidak boleh lagi kalian berbuat sesuatu yang akhirnya dapat dinilai tidak layak menjadi siswa,’’ tambah Kapolda.
Gubernur Papua Barat dalam araha keduanya mewakili pemerintah Provinsi Papua Barat para bupati Walikota dan  masyarakat Papua Barat  menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Kapolda Papua Barat, Kapolres kota dan kabupaten di Papua Barat dan semua pihak yang ikut mendukung dan terlibat dalam proses penerimaan calon siswa mulai dari awal pendaftaran sampai keberangkatan.
‘’Terima kasih saya untuk semua juga kepada orang tua calon Bintara yang sudah berdoa dan berdoa, doa orang tua itu untuk anak-anakku sekalian,  Tuhan dengar doa itu dan Tuhan sudah jawab  dan sudah siap untuk berangkat,’’ ujar Gubernur.
Dominggus Mandacan mengatakan, bahwa banyak dipanggil Tuhan dan sedikit yang dipilih dan ditetapkan Tuhan, dari 3.800 lebih casis afirmasi Otsus yang dipanggil Tuhan sedikit yang dipilih, dan ditetapkan lah 1.500 calon Bintara Polri afirmasi Otsus Papua Barat yang siap mengikuti pendidikan, Â untuk itu pertama ketika mendengar hasil lulus, yang pertama harus dilakukan adalah ucap syukur kepada Tuhan.
Siswa Bintara Polri Polda Papua Barat, Jumat (23/7/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN
‘’Kemudian hal berikut kita mau jadi ASN, TNI,  Polri semua melalui seleksi, juga demikian mau masuk SD SMP, SMA sampai mahasiswa pun ada standar nilai kelulusan yang ditetapkan di perguruan tinggi. Semua proses adik-adik anak-anakku sudah melalui,  mulai dari pendaftaran sampai tes akademik tes kesaamaptaan, tes kesehatan dan lain-lain sudah lulus, dan sudah ditetapkan berarti, sudah siap untuk berangkat,’’ tekan gubernur.
‘’Pesan bapak kalian ini dibiayai uang berkat Tuhan dana Otsus yang diberikan kepada pemerintah Provinsi Papua Barat dan kabupaten kota di Papua Barat,  dari dana ini kita alokasikan baik provinsi dan kabupaten-kota untuk membiayai mulai dari tahap awal sampai akhir kita biayai,’’ sambung Mandacan.
Dominggus mengatakan, hal kedua adalah ca;calon Bintara ingat orang tua sudah bekerja maksimal dengan keterbatasan yang ada orang tua berusaha memanfaatkan berkat keluarga, berusaha keras untuk membiayai anak-anak dari kecil sampai besar sekolah kuliah bahkan sekarang sudah diterima untuk menjadi casis Bintara afirmasi Otsus.
‘’Jadi ingat keringat dari orang tua, orang tua dengan air mata, keringat berdoa dan bekerja keras jadilah anak-anak sehat siap untuk dilatih.  Saya ajak adik-adik jauh  dari Miras, Miras jauh dari kita, jauh dari narkoba, narkoba jauh dari kita,  jauh dari HIV AIDS, HIV AIDS jauh dari kita,” pesan Dominggus Mandacan yang juga Kepala Suku Besar Pegunungan Arfak ini.(tam)












