Papua Barat

22 Provinsi Berlaga di Lomba Paduan Suara Anak Pesparawi Nasional XIV

556
×

22 Provinsi Berlaga di Lomba Paduan Suara Anak Pesparawi Nasional XIV

Sebarkan artikel ini
Kelompok Paduan Suara Anak (PSA) dari salah satu provinsi peserta tampil pada lomba kategori PSA dalam rangka Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Auditorium Rektorat Universitas Papua (Unipa), Amban, Manokwari, Senin (22/6/2026).FOTO: RUSTAM MADUBUN/PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA-MANOKWARI – Sebanyak 22 provinsi ambil bagian dalam lomba kategori Paduan Suara Anak (PSA) pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang mulai digelar di Auditorium Rektorat Universitas Papua (Unipa), Amban, Manokwari, Senin (22/6/2026).

Perlombaan diawali dengan penampilan kontingen provinsi tetangga Papua Barat Daya yang membawakan lagu pujian di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.

Penampilan tersebut membuka rangkaian kompetisi kategori anak yang menjadi salah satu cabang lomba dalam Pesparawi Nasional XIV tahun 3036.

Selain di Auditorium Unipa, sejumlah kategori lomba paduan suara juga digelar di venue berbeda, yakni di Aula Utama Universitas PApua, Auditorium Gedung PKK Provinsi Papua Barat di Arfai dan Arfak Convention Hall Polda Papua Barat di kawasan Arfai, Manokwari.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kompetisi berlangsung meriah.

Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan dengan didampingi pelatih, pendamping, dan rombongan kontingen masing-masing.

Dukungan dari rekan satu daerah turut menambah semangat peserta yang menunggu giliran tampil.

Peserta secara tertib menunggu jadwal penampilan sesuai urutan yang telah ditetapkan panitia.

Setiap kelompok paduan suara memanfaatkan waktu sebelum tampil untuk melakukan pemanasan vokal dan koordinasi bersama pelatih.

Untuk menjaga netralitas penilaian serta kelancaran jalannya perlombaan, panitia menerapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi peserta maupun penonton.

Pengunjung tidak diperkenankan mengambil foto atau merekam penampilan menggunakan lampu kilat (flash) karena dapat mengganggu konsentrasi peserta.

Selain itu, penonton diminta menjaga ketenangan di dalam ruang lomba dengan tidak berbicara keras selama penampilan berlangsung.

Telepon seluler juga diwajibkan dalam mode senyap guna menjaga suasana kompetisi tetap kondusif.

Panitia berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan lancar sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri.

Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat diikuti kontingen dari 38 provinsi dan mempertandingkan berbagai kategori paduan suara, vokal grup, serta musik gerejawi yang berlangsung di sejumlah venue di Manokwari.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *