Papua Barat

648 Penumpang Tertahan di Bandara Rendani Akibat Kabut Asap

915
×

648 Penumpang Tertahan di Bandara Rendani Akibat Kabut Asap

Sebarkan artikel ini
Suasana di depan gerbang masuk Keberangkatan Bandar Udara Rendani Manokwari Selasa (6/10/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI — Sebanyak 648 penumpang yang hendak meninggalkan Manokwari, Papua Barat, tertahan di Bandar Udara Rendani, Selasa (6/10/2026). Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah penerbangan mengalami pembatalan dan penundaan akibat kabut asap yang menyebabkan jarak pandang di bandara menurun.

Baca juga: Jarak Pandang 1 Kilometer, 5 Penerbangan Batal Mendarat di Bandara Rendani Manokwari

Kepala BLU Kantor UPBU Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan ratusan penumpang tersebut terdampak gangguan operasional penerbangan yang terjadi sejak Selasa pagi.

“Total ada 648 penumpang yang terdampak,” kata Herman saat ditemui di Kantor UPBU Rendani Manokwari, Selasa.

Bandar Rendani Manowkari. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Ratusan penumpang tersebut tersebar pada enam penerbangan. Super Air Jet rute Manokwari-Makassar membawa 170 penumpang, Lion Air rute Manokwari-Jayapura 149 penumpang, dan Lion Air rute Manokwari-Sorong 116 penumpang.

Baca Juga: BMKG: Manokwari Diselimuti Kabut Asap, Visibility Turun Drastis hingga 500 Meter

Selanjutnya, Batik Air rute Manokwari-Makassar membawa 152 penumpang. Dua penerbangan perintis Wings Air, yakni rute Manokwari-Kaimana dan Manokwari-Nabire, masing-masing membawa 47 dan 14 penumpang.

Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah pesawat yang seharusnya datang ke Manokwari tidak dapat melakukan pendaratan akibat jarak pandang yang rendah. Dampaknya, pesawat untuk penerbangan lanjutan dari Manokwari juga tidak tersedia sesuai jadwal.

Herman mengatakan jarak pandang (visibility) di Bandara Rendani menurun secara bertahap sejak pagi. Dari sekitar 1 kilometer, jarak pandang kemudian turun hingga sekitar 500 meter.

Kondisi tersebut mengganggu operasional penerbangan di Bandara Rendani. Sejumlah penerbangan menuju Manokwari dibatalkan, ditunda, atau dialihkan.

Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 221 rute Makassar-Manokwari dibatalkan.

Sementara itu, penerbangan Batik Air dengan rute Jakarta-Sorong-Manokwari tidak dapat melakukan pendaratan sesuai rencana dan dialihkan (divert) ke Ambon.

Penerbangan Lion Air rute Makassar-Sorong-Manokwari juga terdampak. Adapun penerbangan perintis Wings Air dari Nabire dan Kaimana menuju Manokwari turut dibatalkan.

Gangguan penerbangan tersebut kemudian berdampak pada penerbangan keluar Manokwari karena pesawat yang seharusnya melayani penerbangan lanjutan tidak dapat tiba sesuai jadwal.

Herman mengatakan pihak bandara masih melakukan koordinasi dengan maskapai terkait penanganan penumpang yang terdampak pembatalan maupun penundaan penerbangan.

Kabut asap yang menyelimuti kawasan Bandara Rendani menyebabkan jarak pandang menurun dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *