PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Direktur Politeknik Negeri Fakfak, Muhammad Nur, S.IP., M.Si. dalam sambutan perdananya didepan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., Bupati Fakfak Samaun Dahlan, Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik dan sejumlah pejabat yang menghadiri peresmian gedung baru Politeknik Negeri Fakfak dan Kuliah Umum Mendiktisaintek di auditorium Polinef Fakfak menyebut Kabupaten Fakfak – Papua Barat memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. terutama minyak dan gas (Migas) yang berada di Blok Gaea dan Blok Gaea II.
Bahkan dia menyebut cadangan migas yang sangat besar terdapat di blok Gaea mengalahkan cadangan migas yang ada di blok Natuna dan blok Masela karena cadangan migas di blok Gaea memiliki potensi sumber daya sebesar 9,6 miliar barel minyak (BBO) dan 71,8 triliun kaki kubik (TCF) gas, ungkapnya
“Selain Gaea, ada juga blok Gaea II, kedua blok ini (Gaea dan Gaea II), memiliki potensi cadangan Migas yang sangat besar, bahkan disebut – sebut memiliki potensi sumber sangat besar dari di Natuna dan Masela,” ujar Muhammad Nur.
Dengan potensi sumber daya alam di Blok Gaea dan Gaea II yang terdapat wilayah di Fakfak – Papua Barat maka Politeknik Negeri Fakfakberkomitmen akan selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak dibawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik untuk membuka program study (prody) yang baru untuk menyiapkan SDM yang dibutuhkan mengelola SDA yang ada di Fakfak , ujar Direktur Polinef Fakfak.
Potensi Migas di Blok GAEA Yang Berada di Wilayah Fakfak Papua Barat. Jumat (4/7/2025). FOTO : Tangkapan Layar. PAPUADALAMBERITA.COM.
Proggram study baru yang akan dibuka Polinef Fakfak, untuk mendukung pengembangan pasar industri dan permintaan Pemerintah Daerah, diiantaranya : D 3 Tekhnologi Pertambangan Mineral, D 3 Tekhnologi Ekplorasi Minyak dan Gas (Migas), D 3 Agribisnis Perikanan, D 4 Administrasi Pemerintahan Daerah dan beberapa program study lainnya.
Diketahui dari penelusuran yang dilakukan media ini, diketahui potensi sumber daya migas blok Gaea dan blok Gaea II terdapat di Wilayah Fakfak dan Kaimana – Provinsi Papua Barat dengan potensi di wilayah darat (onshore) dan lepas pantai (offshore).
Blok ini merupakan salah satu dari dua blok migas di Papua Barat yang menjadi sorotan utama dalam lelang blok migas tahap dua tahun 2024, karena potensi cadangan gasnya yang besar.
Selain Blok Gaea dan Blok Gaea II juga terdapat potensi sumber gas di Blok Ubadari (Tangguh Ubadari) di wilayah Fakfak yang akan disuplai ke Train 3 LNG Tangguh di Teluk Bintuni.(Enrico Letsoin)













