PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Pengoperasian layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RSUD Provinsi Papua Barat hingga kini belum berjalan optimal. Kendala utama yang dihadapi adalah belum tersedianya dokter radiologi yang berwenang mengoperasikan fasilitas tersebut.
Direktur RSUD Provinsi Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, M.Epid, menjelaskan bahwa secara fasilitas, rumah sakit telah memiliki peralatan radiologi, namun keterbatasan sumber daya manusia menjadi penghambat utama layanan MRI.
“Sebenarnya fasilitas radiologi kita ada, bukan hanya MRI. Namun kendalanya sampai sekarang belum ada dokter radiologi yang bertugas,” ujar dr. Arnold saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (26/1/2026).
Ia mengungkapkan, dokter radiologi yang sebelumnya telah dilatih untuk mengoperasikan MRI telah pindah tugas. Akibatnya, layanan MRI tidak dapat dijalankan meskipun alat sudah tersedia.
“Untuk MRI, saat ini hanya satu dokter yang dulu dilatih, tetapi sudah pindah tugas. Karena itu, dalam waktu dekat akan ada dokter radiologi yang datang agar alat MRI bisa segera dioperasikan,” jelasnya.
Menurut dr. Arnold, layanan MRI merupakan fasilitas pemeriksaan penting yang belum tersedia di rumah sakit lain di wilayah Papua Barat, termasuk di Sorong. Oleh karena itu, pasien yang membutuhkan pemeriksaan MRI belum dapat dirujuk ke daerah lain.
“Ini pemeriksaan yang sangat dibutuhkan dan tidak bisa dirujuk ke mana-mana karena di wilayah Papua Barat memang belum ada layanan MRI lain,” katanya.
Sementara itu, untuk layanan radiologi lainnya seperti rontgen dan USG, RSUD Papua Barat masih dapat memberikan pelayanan, meskipun sebagian pemeriksaan tertentu masih harus dirujuk ke rumah sakit lain di Manokwari.
“Selama ini, untuk pemeriksaan tertentu seperti USG, kami merujuk pasien ke rumah sakit lain, seperti rumah sakit TNI AL atau RSUD kabupaten yang memiliki fasilitas,” ujarnya.
Dengan rencana kedatangan dokter radiologi dalam waktu dekat, pihak RSUD Papua Barat berharap layanan MRI dapat segera beroperasi secara maksimal dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat Papua Barat.(rustam madubun)













