Papua Barat

Papua Barat Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Wosi

161
×

Papua Barat Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Wosi

Sebarkan artikel ini

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyalurkan 278 paket bantuan bahan pokok (sembako) kepada warga terdampak banjir di wilayah Wosi, Manokwari. Bantuan disalurkan di empat titik, yakni Kampung Jawa (89 paket), Kampung Bugis (37 paket), Kompleks Madu Raja (137 paket), dan Kompleks Jalan Pasir (15 paket).

Mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Asisten III Setda Papua Barat Otto Parorongan mengatakan, data penerima bantuan diperoleh melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manokwari yang berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat.

Menurut Parorongan, proses penyaluran bantuan memerlukan waktu karena pemerintah harus melakukan verifikasi data agar tepat sasaran.

“Memang penyaluran bantuan ini tidak langsung dilakukan setelah bencana, karena kami perlu memastikan data penerima benar-benar valid,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan, pekan lalu Gubernur Dominggus Mandacan dan Bupati Manokwari telah menyerahkan bantuan bagi warga terdampak banjir di sepanjang aliran sungai Wosi.

“Pekan lalu bapak gubernur sudah menyerahkan bantuan di sepanjang jalur sungai. Hari ini pemerintah kembali menyalurkan bantuan,” katanya.

Setiap keluarga menerima satu paket sembako berisi beras 10 kilogram, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Parorongan berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, Bondan Santoso, mengatakan pihaknya mendapat arahan untuk berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Manokwari, yang menangani langsung korban saat bencana terjadi.

“Gubernur memiliki perhatian besar terhadap korban bencana banjir,” ujar Bondan.

Ia menambahkan, bantuan serupa sebelumnya telah disalurkan. Namun, berdasarkan laporan ketua RT setempat, masih terdapat warga yang belum menerima bantuan, sehingga pemerintah kembali menyalurkan bantuan lanjutan.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, gubernur langsung memerintahkan agar bantuan kembali disalurkan kepada warga yang belum menerima,” pungkasnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *