Papua Barat

Pastikan Program Tepat Sasaran, Wabup Fakfak Tagih Laporan Distribusi Pangan 2025

193
×

Pastikan Program Tepat Sasaran, Wabup Fakfak Tagih Laporan Distribusi Pangan 2025

Sebarkan artikel ini
Pemkab Fakfak
Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., Bersama Bupati Samaun Dahlan,, S.Sos., M.AP., Menyerahkan Berita Acara Penyerahan Bantuan Pangan Kepada Pihak Distrik. Sabtu (25/04/2026). FOTO :l ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., memberikan teguran keras sekaligus arahan strategis kepada para Kepala Distrik, Luran dan Kepala Kampung  dalam kegiatan lounching penyaluran dan pendistribusian bantuan pangan 20 Kg beras dan 4 liter minyak goreng kepada 13.437 jiwa penerima manfaat yang tersebar di 17 Distrik, yang berlangsung di Bulog Fakfak, Sabtu (25/04/2026).

Ketika memberikan arahan saat penyerahan bantuan pangan kepada para Kepala Distrik, Wakil Bupatri Fakfak Donatus Nimbitkendik,  menyoroti kendala pelaporan data penerima manfaat tahun 2025 yang dinilai masih minim dari tingkat bawah.

​Dia menyampaikan bahwa sebagai koordinator pengawasan, dirinya belum menerima laporan yang komprehensif mengenai data capaian penyaluran bantuan pangan tahun 2025 dari tingkat Distrik dan Kampung. “Inilah yang kemarin kami diminta untuk laporan terkait dengan laporan kinerja program strategis nasional. Yang diharapkan adalah capaian kinerja itu harus buat dalam bentuk data,” tegasnya.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Bersama Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., dan Forkopimda, Sekda Fakfak Sulaeman Uswanas, Melaunching Penyaluran Pangan 2026 di Gudang Bulog Fakfak. Sabtu (25/04/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

​Lebih lanjut, Donatus Nimbitkendik, menyatakan kekhawatirannya jika distribusi bantuan tidak terpantau dengan baik, mengingat besarnya antusiasme masyarakat. Karena itu dia meminta agar setiap Kepala Distrik dan perangkat kampung tidak hanya diam di kantor, tetapi turun langsung memastikan bantuan sampai ke tangan warga dan membuat data pelaporan untuk disampaikan ke pimpinan,

​”Saya minta dibuat juga seperti ini modelnya. Kepala Distrik datang di sana, warga dipanggil, saya belum pernah dapat laporannya,” tambahnya.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Fakfak menuntut adanya dokumentasi yang jelas, baik secara angka maupun visual, untuk dilaporkan kepada Presiden melalui Kemendagri, ujarnya.

​Orang nomor dua di Kabupaten Fakfak ini, juga mengingatkan seluruh jajaran, termasuk para Kepala Kampung yang sulit dihubungi, agar lebih serius dalam menjalankan tugas ini. “Jangan hanya wartawan dan kita yang datang publikasi. Yang kita publikasi adalah saat kita menyerahkan itu ke Bapak/Ibu (masyarakat). Itu yang penting,” tutupnya. (Enrico Letsoin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *