Papua Barat

Keterbatasan Buku, Tim Unpad Cetak Bahan Ajar di Fakfak

207
×

Keterbatasan Buku, Tim Unpad Cetak Bahan Ajar di Fakfak

Sebarkan artikel ini
FOTO: Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran Bandung bersama Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. FOTO: TIM MEDIA TEP UNPAD BANDUNG.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Keterbatasan buku pelajaran dan akses internet di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al-Hidayah Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mendorong Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) menyusun dan mencetak buku ajar Bahasa Inggris untuk siswa.

Sebanyak 49 eksemplar buku diserahkan kepada siswa kelas X, XI, dan XII yang hadir di sekolah tersebut pada Kamis (22/10/2026). Buku itu disiapkan sebagai bahan belajar yang dapat digunakan berulang kali, termasuk di luar jam pelajaran, tanpa bergantung pada koneksi internet.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui program asistensi mengajar yang dilaksanakan Tim Ekspedisi Patriot Unpad Kelompok 13 di Kawasan Transmigrasi Bomberay-Tomage.

Buku ajar tersebut dirancang, ditulis, dan dicetak oleh tim untuk membantu siswa memperoleh bahan pembelajaran Bahasa Inggris di tengah keterbatasan sarana belajar.

Salah seorang siswa, Melawati, yang akrab disapa Mela, menyambut baik pemberian buku tersebut. Ia berharap bahan belajar itu dapat membantunya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

“Iya, senang, terus bisa belajar bahasa Inggris lebih giat lagi,” ujarnya setelah kegiatan penyerahan buku.

Siswa lainnya, Rasal, menilai buku tersebut membantunya mempelajari materi Bahasa Inggris secara lebih mendalam. Menurut dia, materi yang disajikan juga mudah dipahami.

Yuliani mengatakan, kegiatan asistensi mengajar membantunya mulai memahami materi Bahasa Inggris yang sebelumnya belum dikenalnya. Sementara itu, Ramlan, Samad Manibui, Sari Salawati, dan Bayu menyampaikan bahwa buku tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan pembelajaran setelah kegiatan asistensi mengajar berlangsung.

Ketersediaan bahan belajar cetak menjadi salah satu dukungan penting bagi siswa di sekolah tersebut. Dengan buku yang dapat dibaca berulang kali, siswa memiliki kesempatan untuk mempelajari kembali materi tanpa harus selalu terhubung ke internet.

Meski demikian, dampak pemberian buku terhadap peningkatan kemampuan Bahasa Inggris siswa masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Tim asistensi mengajar Universitas Padjadjaran ini diketuai Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si. Tim tersebut beranggotakan Sarach Diba Hidayat, Adista Nurfadillah, Denis Setia Prismayana, Miryam Elizabeth Rambe, dan Raja Bani Yudanegara.

Penyerahan 49 buku ajar itu diharapkan dapat mendukung proses belajar siswa MAS Al-Hidayah Bomberay, sekaligus membantu mereka memperoleh akses terhadap bahan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara mandiri.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *