Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI. Gabriel Lema, S.Sos Bersama Danrem 182/JO, Kolonel Inf. Hartono, S.I.P. (Kanan). PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.
PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema, SSos mengatakan 1.000 Bintara Otsus yang telah usai masa penerimaan di Kodam seusai pendidikan akan ditempatkan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Kusus di angkatan darat, ada 1.000 Bintara Otsus berkualitas, dengan keluaran pendidikan sebagai komandan regu, atau pimpinan regu, sehingga dari pengalaman yang diperoleh di pendidikan di Jawa, ditambah satu tahun pengalaman pendidikan tugas, Bintara Otsus siap ditempatkan di seluruh Indonesia, sesuai kebijakan Bapak Kasad TNI AD, 1.000 Bintara Otsus itu ditempatkan di Provinsi Papua dan Papua Barat,” jelas Pangdam yang ditemui wartawan di taman satu tungku tiga batu jalan Dr Salasa Namudad, Fakfak, Jumat (17/6/2022).
Menurutnya, pada tahun kemarin ada program afirmasi, yaitu Kodam XVIII/Kasuari memberikan ruang pada masyarakat di Papua Barat untuk mendharma bhaktikan dirinya melalui profesional prajurit dengan penerimaan Bintara Otsus.
“Membantu penerimaan calon prajurit melalui program Otsus, baik di angkatan darat maupun di Kepolisian yang mana dilihat melalui program ini merupakan terobosan yang sangat baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengangkat potensi – potensi masyarakat dalam rangka memantapkan pemberdayaan sumber daya manusia,” sambung Pangdam.
Dikatakan jenderal bintang dua di Kodam XVIII Kasuari, untuk penerimaan Bintara Otsus sudah selesai di internal Kodam Kasuari, dan akhir bulan ini (Juni 2022), sesuai keputusan Kasad TNI AD akan dilakukan penempatan untuk 1.000 Bintara Otsus di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Menurut Pangdam, akhir tahun 2022 sudah disetujui juga untuk dilakukan afirmasi Angkatan Darat lewat penerimaan calon tamtama (Catam) Otsus, dengan proyeksi sebanyak 2.000, namun dengan kondisi daya dukung dan sebagainya sehingga harus dilakukan secara bertahap.
Kata Pangdam, Kodam Kasuari akan membuka penerimaan Catam Otsus sebanyak 500 orang yang akan dicetak menjadi prajurit TNI AD terbaik, tentunya untuk menyukseskan program Catam Otsus Kodam akan kerjasama dengan pemerintah provinsi hingga Kabupaten dan Kota di Papua Barat.
“Kita (Kodam XVIII/Kasuari) berharap kesempatan baik ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pemangku kepentingan dan juga dapat memberikan ruang yang baik bagi masyarakat di Papua Barat,”, tutur Gabriel.
Dia berharap, pemerintah provinsi Papua Barat hingga Kabupaten, Kota dan MRPB bersama – sama melihat potensi masyarakat agar program pertama di Catam Otsus tahun ini dapat terselengara baik, bahkan standar kualitas Catam Otsus bisa seperti Bintara Otsus yang diselenggaran tahun kemarin.
Pangdam Mayjen TNI. Gabriel Lema, menambahkan, untuk penganggaran penerimaan Catam Otsus tahun ini tetap teralokasi dari dana Otsus karena dalam Otsus tersebut telah diarahkan juga untuk pemberdayaan sumber daya manusia dan pendidikan. Dan bila penerimaan 500 Catam Otsus ini telah lulus seleksi maka tentunya mereka akan mengikuti pendidikan di Kodam – Kodam yang di luar Papua Barat.(RL 07)













