Papua Barat

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Papua Barat, Manokwari Tertinggi, Arfak Rendah

279
×

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Papua Barat, Manokwari Tertinggi, Arfak Rendah

Sebarkan artikel ini

Warga Manokwari penerima vaksinasi Covid-19 pada 23 Agustus 2021. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MAUBUN.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, menyebutkan sudah 64.0% warga Papua Barat telah divaksinasi Covid-19 dosis satu dari sasaran 797,402.

‘’Sesuai data, sampai 3 Juli 2022, jumlah warga Papua Barat yang menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama 510, 655 jiwa dengan presentase 64.0 persen,’’ jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan kepada papuadalamberita.com di Manokwari Senin (4/7/2022).

Otto Parorongan menjelaskan, untuk vaksnasi Covid-19 dosis kedua  adalah 370,211 atau 46,6 persen dari total 797,402 target sasaran. Sedangkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga sudah 102,533 atau 12,9 persen dari total 797,402 sasaran.

Ia mengatakan, kabupaten dan kota di Papua Barat, warga Kabupaten Manokwari tertinggi yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama 112,398 atau 84,79 persen dari total 132,723 sasaran. Sedangkan Kabupaten Pegunungan Arfak paling rendah.

‘’Untuk dosis kedua, sesuai data per 3 Juli 2022, jumlah warga Manokwari yang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis dua 63,5 persen atau 84, 345 dari total 132,723 sasaran. Sedangkan vaksinasi dosis ketiga, Manokwari 16 persen atau 21,701 dari total 132,723 sasaran,’’ kata Parorongan.

Sesuai data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat per 3 Juli 2022, Kabupaten Pegunungan Arfak merupakan daerah di Papua Barat yang cakupan vaksinasi Covid-19 paling rendah baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosisi ketiga.

‘’Dari total sasaran vaksinasi Kabupaten Arfak 29, 822 dosis pertama yang baru menerima vaksinasi 43 atau 1, 4 persen. Dosis kedua 351  atau 1, 2 persen dan dosis ketiga 40 atau 0, 2 persen dari total sasaran 29,822,’’ rinci Kadis Kesehatan.

Kepala Dinsa Kesahatan berharap warga yang telah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama maupun kedua untuk melakukan vaksin  Covid-19 sesuai tahapan yang telah diikutinya.

‘’Apalagi yang belum menerima vaksinasi dosis satu, dua dan tiga sebaiknya melakukan vaksinasi,’’ imbau Otto Parorongan.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *