Papua Barat

42 Tabrak Lari, 48 Orang Tewas di Jalan Raya Manokwari Sepanjang Januari – September

412
×

42 Tabrak Lari, 48 Orang Tewas di Jalan Raya Manokwari Sepanjang Januari – September

Sebarkan artikel ini

Tim KNKT, Satlantas Manokwari, Dishub Manokwari saat investigasi kecelakaan maut yang menewaskan 18 penumpang truk di jalan poros Miyambou Manokwari pada 13 April 2022. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sebanyak 42 tabrak lari, dan 48 nyawa manusia tewas dalam kecelakaan lalu lintas di jalan raya Kabupaten Manokwari, Papua Barat, sepanjang Januari 2022 hingga September 2022.

Kepolisian Resor Manokwari melaporkan korban jiwa yang meninggal dunia beras berasal dari 164 kecelakaan.

Kecelakaan dalam rentan Januari sampai September 2022 mencatat 124 korban luka berat dan 144 orang luka ringan, dengan total kerugian material Rp1.307.500.000.-.

Sedangkan kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia terbanyak yaitu terjadi pada bulan April 2022 yaitu 23 orang meninggal dunia di Manokwari, luka berat 24 orang, luka ringan 24 orang.

Dalam kurung waktu Januari sampai September juga terjadi 42 kecalakaan lalu lintas tabrak lari.

‘’Jika kita lihat angka terjadinya kenaikan karena pergerakan masyarakat semakin tinggi, padahal penindakan dan kegiatan sosialisasi rutin dilaksanakan oleh petugas,’’ ujar Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom melalui Kasat Lantas IPTU Subhan Sohoimas kepada wartawan di Manokwari, Sabtu (22/10/2022).

Kasat Lantas mengatakan, bantuan wartawan dalam memberitakan terkait imbauan lalu lintas sangat masif dikaksanakan, namun kesadaran masyarakat masih rendah akan keselamatan berlalu lintas.

‘’Mohon bantuan sehingga angka kematian karena kecelakaan dapat kita tekan, mengingat saat ini kita berada pada bulan September, Oktober, November dan Desember yang secara kejadian sering terjadi peningkatan vatalitas korban,’’ ujar IPTU Subhan.

Menurut Subhan, rumus kecelakaan selalu di awali oleh pelanggaran, sehingga langkah-langkah pencegahan betul-betul harus dilaksanakan.

‘’Menyelamatkan nyawa dari korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya adalah bukti nyata kepedulian kita akan keselamatan anak bangsa,’’ tandas Kasat Lantas.

‘’Jadikah pelopor keselatan berlalu lintas dengan menjadikan setiap pribadi mau berbudaya tertib lalu lintas dan menjadikan diri kita sebagai polisi untuk diri kita, keluarga dan masyarakat,’’ sambung dia.(tam)

Kasat Lantas Polres Manokwari bersama anggota Satlantas dan Tim KNKT, Dishub Manokwari saat investigasi kecelakaan maut yang menewaskan 18 penumpang truk di jalan poros Miyambou Manokwari pada 13 APril 2022. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *