Papua Barat

Aksi CPNS 2018 Gagal Palang Kantor Bupati, Sekda Fakfak Tegaskan Hasilnya Masih di KemenpanRB

209
×

Aksi CPNS 2018 Gagal Palang Kantor Bupati, Sekda Fakfak Tegaskan Hasilnya Masih di KemenpanRB

Sebarkan artikel ini

Kordinator Aksi Badarudin Heremba Saat Berorasi di Atas Mobil Pick Up, Depan Halaman Parkir Pemda Fakfak  Terkait Hasil Tes CPNS 2018 Yang Hingga Saat Ini Belum Diumumkan. Akasi Puluhan Peserta Tes CPNS 2018 Mendapat Pengamanan Ketat Aparat Polres Fakfak. Senin 21 September 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, Ketika Memberikan Penjelasan Kepada Puluhan Peserta CPNS 2018 Yang Melakukan Aksi di Halaman Parkir Pemda Fakfak. Senin 21 September 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Puluhan peserta tes CPNS 2018 yang bergabung dalam Forum Komunikasi Anak Mbahammatta (FKAM), Senin (21/9/2020), mendatangi halaman Pemda Fakfak dengan membawa alat pengeras suara yang berada di atas sebuah mobil pick up.

Kedatangan puluhan peserta CPNS 2018 membuat puluhan ASN dilingkup Sekertariat Pemda Fakfak tidak konsentrasi untuk bekerja karena harus menyaksikan aksi mereka di halaman parkir Pemkab Fakfak.

Para peserta tes CPNS 2018 itu datang dengan menuntut Pemerintah Daerah agar segera membacakan hasil CPNS sesuai dengan tuntutan 80 persen OAP dan 20 persen non OAP, mereka juga menuntut bila tidak dibacakan hasil tersebut maka mereka akan memalang kantor Bupati Fakfak.

Asisten I Setda Fakfak, Charles Kambu, S.Sos, M.Si dan Sekertaris BKD Fakfak, Charles Kabes, yang turun menemui peserta CPNS 2018 untuk memberikan penjelasan terkait belum diumumkannya hasil seleksi CPNS 2018, tak berhasil meredakan puluhan massa tersebut.

Hingga akhirnya sekitar kurang lebih jam 14.00 WIT, Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, didampingi Dandim 1803 Fakfak, Letkol. Inf. Letkol Inf. Doddy Yudha, S.IP. (M.Tr) dan Waka. Polres Fakfak, Kompol. Daniel D. Sarampang, menemui para peserta tes CPNS 2018.

Menurut Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, hasil tes CPNS 2018 untuk Kabupaten Fakfak hingga saat ini belum diumumkan karena saat ini hasil tersebut masih berada di KemenpanRB guna mengkonsultasikan kuota 80 persen OAP dan 20 persen non OAP.

“Masih dikonsultasikan ke KemenpanRB dan hasilnya belum kembali karena itu hasil tes CPNS 2018 dengan kuota 80 – 20 belum dapat diumukan, kalau sudah ada pasti kita umumkan kalau belum ada tentunya belum dapat diumumkan”, tegas Ali Baham Temongmere dihadapan puluhan peserta tes CPNS 2018 yang sedang menanti hasil kelulusan saat aksi di halaman Kantor Pemda Fakfak.

Lanjutnya, hasil pengumuman CPNS 2018 bila sudah ada nantinya diumumkan bersamaan dengan beberapa Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Papua Barat yang hingga saat ini juga belum mengumumkan hasi tersebut.

Ali Baham, juga berharap agar peserta tes CPNS 2018 dapat dengan sabar menunggu hasil tes tersebut walaupun sesungguhnya jenuh dan dia pun berharap dengan penjelasan ini dapat diterima peserta CPNS 2018 sehingga tidak melakukan pemalangan Kantor Pemda Fakfak.

Atas penjelasan tersebut, puluhan peserta tes CPNS 2018 mengurung niat mereka untuk memalang kantor Bupati Fakfak dan mereka dengan tertib meninggalkan halaman kantor Pemda Fakfak guna menanti hasil CPNS 2018.

Kordinator aksi CPNS 2018, Badarudin Heremba yang akrap dengan sapaan Rudy, kepada wartawan mengatakan, kedahadiran puluhan peserta tes CPNS 2018 di Pemda Fakfak karena sudah jenuh menanti hasil yang hingga saat ini belum di umumkan.

Menurut Rudy sapaan akrab Badarudin Heremba, hasil CPNS 2018 yang telah dikembalikan KemenpanRB ke Daerah maka wajib hukumnya bagi daerah untuk merilis nama – nama agar segera disahkan KemenpanRB terkait pemberkasan dan payung hukumnya.

Lanjutnya, aksi CPNS 2018 ini juga batal melakukan pemalangan kantor Bupati karena janji Pemda Fakfak agar para peserta tes CPNS dapat bersabar menunggu kedatangan hasil tes yang sedang diurus Kepala BKD di Jakarta.

“Kami akan menunggu hasil tersebut dengan batas waktu hingga Oktober 2020 dan hasilnya harus sesuai kuota 80 – 20, bila batas waktu tersebut belum juga diumumkan maka Forum Anak Mbahammatta akan datang kembali ke Pemda Fakfak dengan kekuatan yang lebih banyak”, tukas Rudy Heremba kepada para awak media di halaman parkir Pemda Fakfak usai melaksanakan aksi tersebut.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *