*Catatan: Rustam Madubun
PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Persaingan di Grup 2 Liga 2 2026 memasuki fase krusial.
Peta kompetisi mulai mengerucut, terutama setelah Persipal Palu dipastikan terdegradasi sebagai juru kunci tanpa satu pun kemenangan sepanjang musim.
Situasi ini menjadi “angin segar” bagi Persipura Jayapura yang berpeluang mencuri poin penuh dalam laga tandang di Stadion Gawalise Kendari pada Minggu 26 April 2026 nanti.
Secara kalkulasi, Persipura masih memegang kendali atas nasibnya sendiri.
Jika mampu menyapu bersih dua pertandingan tersisa, tim Mutiara Hitam akan mengoleksi 56 poin.
Apalagi, satu laga kandang di Stadion Lukas Enembe Jayapura Papua, menjamu tim Persiku Kudus menjadi modal penting, mengingat dukungan suporter kerap menjadi “pemain ke-12” yang mendongkrak mental bertanding tim tuan rumah, dan bisa melemahkan mental tim tamu.
Di sisi lain, PSS Sleman berada di posisi yang juga menentukan dengan raihan 52 poin dan dua laga sisa.
Duel PSS Sleman melawan Persiba Balikpapan pada Minggu 26 April 2026 di Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur akan menjadi laga kunci.
Jika PSS Sleman terpeleset (kalah) di laga tandang tersebut, maka Persipura promosi langsung ke Liga 1 tanpa melalui play-off terbuka lebar, dengan catatan Persipura tampil konsisten dan meraih enam poin maksimal.
Namun, skenario kompetisi tidak selalu berjalan lurus.
Jika PSS bermain imbang melawan Persiba, lalu bangkit mengalahkan PSIS Semarang, kedua tim akan finis dengan poin sama, 56.
Dalam konteks ini, regulasi head-to-head menjadi penentu, dan PSS berada di atas angin.
Artinya, Persipura harus menempuh jalur play-off untuk menjaga asa promosi.
Babak play-off sendiri menghadirkan dinamika tersendiri.
Penentuan tuan rumah mengacu pada klasemen akhir: poin, selisih gol, hingga produktivitas kemenangan.
Meski demikian, jika melihat peta kekuatan calon lawan seperti Garudayaksa atau Adhyaksa yang memiliki poin lebih rendah, peluang Persipura untuk memainkan laga penentuan di Jayapura cukup terbuka.
Pada akhirnya, pertarungan ini bukan sekadar soal angka di klasemen, tetapi juga soal konsistensi, mentalitas, dan kemampuan memanfaatkan momentum di fase akhir kompetisi.
Persipura dan PSS Sleman kini berada di persimpangan, siapa yang lebih siap, dialah yang akan mengamankan tiket promosi, sementara yang lain harus berjuang lewat jalur play-off.*(Pemred Papuadalamberita.com)













