NasionalPapua Barat

Bachri Yasin Raih Peringkat II Nasional Lewat Inovasi SAMARIA Papua Barat

395
×

Bachri Yasin Raih Peringkat II Nasional Lewat Inovasi SAMARIA Papua Barat

Sebarkan artikel ini
Kepala Bapenda Papua Barat Dr. M. Bachri Yasin, SE, MM menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, disaksikan Kepala LAN RI Dr. Muhammad Taufik, DEA dan Kepala BPSDM Jawa Timur Dr. Ramliyanto, SP, MP pada penutupan Diklat PKN II Angkatan XII Tahun 2025 di Surabaya.FOTO: DOKUMEN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM.SURABAYA – Suasana haru dan bangga menyelimuti Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Jumat (10/10/2025), ketika Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, menutup secara resmi Diklat PKN II Angkatan XII Tahun 2025.

Dari 59 peserta utusan lima provinsi dan 14 kabupaten dan kota seluruh Indonesia, nama Dr. M. Bachri Yasin, SE, MM, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Papua Barat, disebut sebagai peraih Prestasi Terbaik Kedua Nasional.

Prestasi ini bukan hanya milik pribadi, tetapi menjadi kebanggaan bagi Tanah Papua Barat. Dengan membawa inovasi unggulan berjudul “SAMARIA PAPUA BARAT” (Sistem Informasi Manajemen Retribusi Daerah Papua Barat), Bachri Yasin berhasil menempatkan daerahnya sejajar dengan peserta dari lembaga-lembaga besar tingkat nasional.

Pelaksanaan Diklat PKN II ini berlangsung selama lima bulan, sejak 10 Mei hingga 10 Oktober 2025, dan ditutup secara resmi oleh Gubernur Khofifah didampingi Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Dr. Muhammad Taufik, DEA, serta Kepala BPSDM Jawa Timur Dr. Ramliyanto, SP, MP.

Usai menerima penghargaan, Bachri Yasin tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

Dengan nada haru, ia menyampaikan bahwa prestasi tersebut dipersembahkan bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat yang tengah merayakan Hari Ulang Tahun ke-26.

“Alhamdulillah, ini semua berkat rahmat Allah SWT dan dukungan penuh dari Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, Sekda Papua Barat selaku mentor saya, serta seluruh tim Bapenda Papua Barat. Inovasi SAMARIA adalah karya bersama, dan hasil ini saya persembahkan untuk Tanah Papua,” ujar Bachri penuh semangat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, stakeholder terkait, serta insan media yang turut memberi dukungan selama pelaksanaan dan implementasi inovasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Papua Barat mampu bersaing di tingkat nasional.

“Tidak ada yang tidak mungkin bila kita bekerja dengan niat dan komitmen. Peringkat kedua ini bukan akhir, tapi awal untuk terus berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Dukungan dan Pesan Sang Mentor: Kebanggaan juga dirasakan oleh Sekretaris Daerah Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, yang menjadi mentor bagi Bachri Yasin selama proses Diklat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Saya berharap inovasi SAMARIA Papua Barat segera diimplementasikan setelah kembali ke daerah, karena sistem ini akan menjadi instrumen penting dalam peningkatan PAD, khususnya sektor retribusi daerah,” pesan Sekda Ali Baham.

Lima Besar PKN II Angkatan XII BPSDM Jawa Timur

  1. Anton Delianto, SH, MH – Kejaksaan Agung RI
  2. Dr. M. Bachri Yasin, SE, MM – Pemda Provinsi Papua Barat
  3. Taufikhul Ghony, SE, M.Si – Pemda Kabupaten Pasuruan
  4. Drs. Adam Murhanto, AP, M.Si – Pemda Kabupaten Nganjuk
  5. Wahyu Sri Kuncoro, AP – Pemda Kabupaten Ngawi

SAMARIA Papua Barat: Inovasi dari Timur untuk Negeri: Inovasi SAMARIA Papua Barat lahir dari semangat digitalisasi tata kelola retribusi daerah. Melalui sistem ini, Bapenda Papua Barat berupaya menciptakan pengelolaan retribusi yang transparan, efisien, dan akuntabel, sekaligus menjadi model pembelajaran bagi daerah lain di Tanah Papua.

“Inovasi ini membuktikan bahwa dari ujung timur Indonesia pun bisa lahir gagasan besar untuk kemajuan bangsa,” ujar Bachri menutup dengan senyum penuh harapan.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *