Papua Barat

Bappedalitbang Fakfak Tekankan Evaluasi Berkala dan Optimalisasi Klinik Perencanaan pada Penutupan Musrenbang 2027

387
×

Bappedalitbang Fakfak Tekankan Evaluasi Berkala dan Optimalisasi Klinik Perencanaan pada Penutupan Musrenbang 2027

Sebarkan artikel ini
Bappedalitbang Fakfak
Kepala Bappedalitbang Fakfak Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si., (Tengah) Didampingi Staf Khusus Bupati Fakfak Marselus Rahamitu, S.Pt., M.Pd., Menyaksikan Penandatangan Berita Acara Pada Penutupan Musrenbang. Rabu (15/04/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM

​PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Fakfak, Abdul Razak Ibrahim Rengen, S.H., M.Si., mewakili Wakil Bupati Fakfak, secara resmi menutup rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Reguler RKPD dan Otsus Tahun 2027 di gedung Winder Tuare pada Rabu malam (15/04/2026).

​Pada penutupan tersebut, Kepala Bappedalitbang Fakfak Abdul Razak Rengen, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang tetap setia mengikuti rangkaian kegiatan hingga usai.

Orang nomor satu di Bappedalitbang Fakfak yang akrab disapa Abdul Razak, menekankan bahwa arahan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Fakfak sebelumnya harus menjadi motivasi sekaligus pegangan utama dalam bekerja.

​“Apa yang disampaikan Wakil Bupati pada pembukaan Musrenbang, hendaknya menjadi evaluasi bersama, bukan hanya bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tetapi bagi kita semua untuk terus melakukan perbaikan secara berkala demi menyempurnakan langkah kita ke depan,” tegasnya.

​Hal yang cukup menarik perhatian dalam penutupan tersebut adalah kehadiran para tokoh, orang tua yang juga mantan Wakil Bupati Fakfak Drs. Said Hindom, M.Si., bertahan hingga akhir acara.

Kepala Bappedalitbang memberikan penghormatan khusus kepada para tokoh termasuk Mantan Wakil Bupati, dengan menyebut kehadiran mereka sebagai simbol dukungan nyata bagi generasi muda dalam memikul tanggung jawab pembangunan daerah.

​Terkait teknis penyusunan program, Dia mengingatkan para delegasi bahwa proses perencanaan tidak berhenti di sini. Pemerintah Kabupaten Fakfak masih menyediakan fasilitas Klinik Perencanaan bagi pihak-pihak yang belum menyelesaikan dokumen atau materi perencanaannya.

​Secara khusus, sektor kesehatan, termasuk Puskesmas, diinstruksikan untuk segera berkoordinasi intensif dengan dinas terkait. “Bagi teman-teman dari sektor kesehatan, silakan manfaatkan Klinik Perencanaan untuk berkoordinasi dengan dinas terkait guna menyempurnakan materi perencanaan yang ada,” tutupnya.

​Penutupan Musrenbang ini menandai berakhirnya tahap penting dalam perumusan kebijakan pembangunan Fakfak untuk tahun anggaran 2027, dengan harapan seluruh usulan dapat terintegrasi dengan baik demi kemajuan masyarakat.(Enrico Letsoin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *