fbpx
PDB.com,- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Talius Tabuni mengatakan tahapan pemilu 2019 seperti kampanye para calon legislatif di wilayah itu... Bawaslu Nduga Berharap Tahapan Kampanye Lebih Kondusif
papuadalamberita.com
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Talius Tabuni. (antara)

PDB.com,- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Talius Tabuni mengatakan tahapan pemilu 2019 seperti kampanye para calon legislatif di wilayah itu berjalan kondusif, walau di beberapa distrik memang belum aman pasca penembakan-penembakan.

Talius Tabuni saat di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan beberapa calon sudah melakukan kampanye tertutup di wilayah-wilayah aman.

“Hanya beberapa distrik tertentu yang situasinya belum kondusif, tetapi sebagian besar distrik situasinya aman terkendali dan sedang dilakukan kampanye tertutup yang berjalan aman,” katanya.

Menurut dia, segera dibangun koordinasi dengan komisoner KPU yang baru dilantik agar melakukan pemetaan daerah-daerah rawan konflik agar dicarikan solusi.

“Ada sejumlah caleg putra asli Nduga yang maju sehingga pemerintah daerah, Bawaslu dan KPU perlu lakukan pertemuan untuk mencegah jangan sampai terjadi konflik di daerah kita,” katanya.

Talius mengatakan segera dilakukan koordinasi juga terkait pernyataan Bupati yang mengatakan pencoblosan untuk beberapa distrik akan dipusatkan di ibu kota Kabupaten Nduga, yaitu Keneyam.

“Misalnya Distrik Mbua, Dal, Mbulmu Yalma, Yigi, Nirkuri, Ninggal, Mugi, Mapenduma atau daerah rawan perlu KPU dan Bawaslu, pemerintah perlu diskusikan dan hasilnya disampaikan ke kepolisian dan TNI soal pengamanan,” katanya.

Bawaslu berupaya agar jika pemilihan pada beberapa distrik dipusatkan di Keneyam maka harus ada pengawalan ketat agar tidak terjadi permainan kepentingan calon yang dapat menimbulkan konflik. (Ant)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!