*Oleh Rustam Madubun:
PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Dua pertandingan krusial wilayah timur Pegadaian Championship 2025/2026 akan tersaji pada Minggu (26/4/2026), yang berpotensi menentukan nasib sejumlah tim papan atas maupun bawah klasemen.
Laga pertama mempertemukan Persipal Palu melawan Persipura Jayapura di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah.
Sementara itu, pertandingan lain mempertemukan Persiba Balikpapan menghadapi PSS Sleman di Stadion Batakan, Balikpapan Kalimantan Timur.
Bagi anak asuhan Rahamd Darmwan, pertandingan melawan Persipal menjadi momen penting untuk menjaga peluang promosi langsung ke Liga 1 tanpa melalui babak play-off.
Tim berjuluk Mutiara Hitam itu dituntut meraih kemenangan sempurnah (penuh), mengingat mereka masih menyisakan satu pertandingan kandang di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada 3 Mei 2026.
Di atas kertas, Persipura lebih diunggulkan.
Namun, Persipal Palu yang di dasar klasemen dengan nilai tujuh (7) apapun hasilnya Persipal terlempar keluar dari Divisi 2, alias degradasi, sehingga diperkirakan tidak akan memberikan perlawanan sengit saat menjamu Boas Salosa dkk.
Namun pemain Persipura harus tetap waspada, ikhtiar dan jangan sombong, karena apapun bisa terjadi pada sepakbola.
Di laga lainnya, Persiba Balikpapan menghadapi tekanan besar untuk menghindari degradasi.
Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan bagi Persiba untuk mengamankan poin penuh.
Sebaliknya, PSS Sleman berada dalam posisi lebih nyaman.
Tim berjuluk Super Elang Jawa itu hanya membutuhkan hasil imbang dari Persiba dan menang melawan PSIS di kandangnya untuk lolos langsung ke Liga 1 tanpa melalui play-off.
Dengan tambahan satu poin, PSS berpeluang mengunci posisi teratas klasemen akhir, bahkan jika nantinya memiliki jumlah poin yang sama dengan Persipura 54. Keunggulan head-to-head menjadi faktor penentu bagi tim asal Sleman tersebut.
Meski demikian, laga di Balikpapan diprediksi tidak akan berjalan mudah, seperti membalik telapak tangan bagi PSS.
Persiba dipastikan tampil habis-habisan demi menghindari zona degradasi, sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan penuh tensi.
Hasil dari dua pertandingan ini juga akan menentukan langkah Persipura, apakah mampu promosi langsung atau harus melalui babak play-off menghadapi wakil wilayah barat seperti Garudayaksa FC atau Adhyaksa FC.
Dua laga Persipal melawan Persipura, dan Persiba jamu PSS tidak hanya menjadi penentu di klasemen, tetapi juga menghadirkan ketegangan tersendiri bagi para pendukung, khususnya publik Papua yang menaruh harapan besar pada kiprah Persipura untuk kembali duduk di kursi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super Liga. Mohon doa semua warga Papua.*(pemred papuadalamberita.com)













