PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK- Tim Ekspedisi Patriot Universitas Hasunuddin (Unhas) menggelar Pelatihan Pengolahan Produk Sirup Pala di kawasan Weri – Saharey, Distrik Fakfak Timur, Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan potensi komoditas lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.
Pelatihan yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Saharey pada Selasa (15/9/2026) ini diikuti 30 orang peserta. Seluruh peserta merupakan kelompok mama-mama perwakilan dari Kampung Weri dan Desa Saharey yang antusias mengikuti setiap tahapan materi.
Mengusung pesan utama bahwa pala merupakan kekayaan daerah yang “Lebih dari Sekadar Rempah”, tim fasilitator memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pemanfaatan seluruh bagian buah pala.
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Unhas Menggelar Pelatihan Pengolahan Produk Sirup Pala di kawasan Weri – Saharey, Distrik Fakfak Timur. Selasa (15/09/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.
Menurut Tim 2 TEP Unhas, Prof . Makkarennu, S.Hut., M.Si., Ph.D., bahwa Fokus utama pelatihan berpusat pada pengolahan daging buah pala yang selama ini kerap terbuang atau belum dimanfaatkan secara optimal. Daging buah tersebut diolah menjadi produk sirup segar yang bernilai ekonomi tinggi serta disukai berbagai kalangan.
Selama kegiatan, para peserta dibekali modul dan panduan praktik yang sistematis, meliputi, pemilihan buah pala berkualitas baik, takaran bahan baku dan pendukung secara presisi, prosedur pemasakan yang higienis dan teknik pengemasan ke dalam botol agar produk tahan lama dan aman dikonsumsi, ujarnya.
Program ini terlaksana berkat kolaborasi erat dengan LSM Wewowo Lestari, lembaga yang berpengalaman membina tiga desa di Kabupaten Fakfak. Sinergi ini dirancang untuk memberikan pendampingan secara berkelanjutan, sehingga produksi sirup pala dapat berkembang menjadi sumber pendapatan baru bagi perekonomian keluarga di tingkat desa, tutup Prof. Makkarennu.(rls)













