Papua Barat

Perluas Inovasi Produk Desa, Mama-Mama Weri dan Saharey Dilatih Meracik Teh Rempah Pala

182
×

Perluas Inovasi Produk Desa, Mama-Mama Weri dan Saharey Dilatih Meracik Teh Rempah Pala

Sebarkan artikel ini
Fakfak
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Menggelar Workshop Pembuatan Teh Rempah Pala Kepada Mama-Mama Kampng Weri dan Saharey. Rabu (16/09/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Rangkaian program peningkatan ekonomi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Weri-Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, terus berlanjut. Usai sukses dengan pengolahan sirup pala, Tim 2 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Workshop Diversifikasi Produk Turunan Pala pada hari kedua (Rabu, 16/09/2026), dengan fokus pada pembuatan Teh Rempah Pala.

Masih berpusat di kediaman Kepala Desa Saharey, 30 orang mama-mama dari Desa Weri dan Desa Saharey kembali berkumpul. Antusiasme peserta tampak semakin memuncak seiring dengan bertambahnya wawasan mereka mengenai variasi olahan komoditas lokal yang bisa mendatangkan keuntungan ekonomi.

Menurut Tim 2 TEP Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Makkarennu, S.Hut., M.Si., Ph.D, bahwa pada workshop hari kedua ini, edukasi ditekankan pada prinsip “Satu Pohon, Banyak Manfaat”.

Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Menggelar Workshop Pembuatan Teh Rempah Pala Kepada Mama-Mama Kampng Weri dan Saharey. Rabu (16/09/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Kata dia, kali ini masyarakat diajak memanfaatkan daging buah dan rempahnya, untuk diracik menjadi minuman teh. Pendekatan ini sekaligus mengedukasi warga terkait konsep pengolahan yang minim limbah, di mana setiap elemen hasil panen dimanfaatkan secara optimal untuk produk turunan yang bernilai jual.

Melalui sesi praktik, para peserta diajarkan cara mengolah, mengeringkan, dan meracik komposisi teh rempah yang higienis. Inovasi teh rempah pala ini menghasilkan minuman dengan aroma khas yang menghangatkan, sekaligus memberikan alternatif produk UMKM baru bagi desa tersebut, ujar Prof. Makkarennu.

LSM Wewowo Lestari terus mendampingi jalannya workshop ini sebagai bentuk komitmen pembinaan masyarakat. Dengan dikuasainya keterampilan memproduksi sirup dan teh rempah pala sekaligus, masyarakat transmigran kini memiliki keunggulan kompetitif berupa diversifikasi produk. Rangkaian pelatihan selama dua hari ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, selaras dengan visi bersama yang terus digaungkan: “Pala Lestari, Masyarakat Sejahtera, Fakfak Jaya”.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *