PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Atmosfer di lingkup Pemerintah Kabupaten Fakfak mendadak sibuk pada Selasa siang hingga malam (20/01/2025), menjelang prosesi pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hasil seleksi terbuka, yang telah diumunkan beberapa waktu lalu.
Beberapa pejabat di lingkup Pemkab Fafak yang telah lulus Selter terpantau mulai menerima undangan resmi untuk dilantik pada besok pagi (Rabu, 21/01/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Pelantikan sesuai dengan undangan yang beredar akan berlangsung di gedung Winder Tuare.
“Benar, saya sudah dapat undangan untuk dilantik besok. Undangan untuk dilantik pada jabatan pimpinnan tinggi pratama baru saya terima pukul 20.00 WIT,” ungkap pejabat yang enggan identitasnya dipublish media ini.
Dengan beredarnya undangan untuk pelantikan maka kini beberapa pejabat yang telah menerima undangan untuk dilantik besok pada jabatan pimpinan tinggi pratama kini sudah bisa tidur nyenyak menanti pengambilan sumpah janji jabatan besok pagi di gedung Winder Tuara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa pejabat yang masuk dalam bursa pelantikan kloter pertama terlihat mendatangi rumah jabatan Bupati Fakfak. Beberapa diantaranya Widhi Asmoro Jati, S.T., M.T, yang masuk 3 besar bursa Kadis Perkebunan, Liza Neirasari, S.T., M.T., yang juga masuk dalam 3 besar bursa Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak, termasuk Sekda Fakfak Drs. Sulaeman Uswanas, M.Si., juga terlihat masuk negara pada Selasa malam jelang rencana pelantikan yang akan berlangsung besok.
Dari beberapa pejabat tersebut yang terlihat hadir di rumah jabatan Bupati Fakfak, salah satunya mengatakan kehadirannya untuk berkoordinasi dengan Bupati, bahkan dia menyebut kehadirannya tidak ada kaitan dengan rencana pelantikan besok.
Informasi yang diperoleh media ini, jelang pelantikan besok, Dari total 13 jabatan yang dilelang, pemerintah daerah dipastikan akan membagi pelantikan ke dalam dua gelombang atau kloter.
Kloter pertama akan mengikuti pelantikan pada Rabu (21/01/2025) dan pada pelantikan gelombang pertama ini hanya beberapa calon JPTP di lingkup Pemkab Fakfak, beberapa diantaranya Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Perkebunan, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Inspektur Inspektorat Fakfak dan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Fakfak.
Sedangkan untuk 7 jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Fakfak, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Fakfak, akan dilantik pada kloter kedua karena masih dalam pembahasan serius di tingkat pimpinan.
Sisa 7 jabatan pimpinan tinggi pratama harus bersabar menunggu giliran pada kloter kedua. Pemisahan jadwal pelantikan ini memicu spekulasi di kalangan ASN dan masyarakat mengenai dinamika internal yang sedang berlangsung.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai alasan teknis dibalik pembagian kloter tersebut. Namun, sumber internal mengisyaratkan bahwa penentuan pejabat untuk kloter kedua berlangsung cukup alot.
“Untuk kloter kedua ini informasinya cukup sengit. Masih diperlukan koordinasi yang lebih intens dan mendalam antara Bupati dan Wakil Bupati Fakfak guna menyelaraskan visi dalam menempatkan figur yang tepat,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Dinamika ini dianggap wajar mengingat 13 jabatan yang dilelang merupakan posisi strategis yang akan menentukan akselerasi pembangunan di Kabupaten Fakfak ke depan. Publik kini menanti siapa saja nama-nama yang akan mengisi “kabinet” Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik di kloter pertama, serta bagaimana hasil akhir kompromi politik dan profesionalisme di kloter kedua nanti.
Sekda Fakfak Drs. Sulaeman Uswanas, M.Si., di ruang kerjanya, membenarkan rencana pelantikan beberapa pejabat tinggi pratama yang telah lulus selter yang akan berlangsung besok (Rabu, 21/01/2025).
Namun Sekda Sulaeman Uswanas, tidak menyebut siapa pejabat tinggi pratama yang akan dilantik besok . Dia beralasan tidak menandatangai surat undangan untuk pejabat yang akan dilantik namun hanya menandatangani surat undangan untuk para pejabat yang akan menghadiri acara pelantikan tersebut.(Enrico Letsoin)













