Papua Barat

BPBD Fakfak Himbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Pasang

319
×

BPBD Fakfak Himbau Warga Pesisir Waspada Gelombang Pasang

Sebarkan artikel ini

Gelombang Pasang Yang Menejang Pelabuhan Fakfak. Jumat 15 Juli 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.

Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fakfak, Abdul Samad Hatala, S.Sos.,M.Si. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Gelombang pasangan yang terjadi sejak kemarin (Jumat 25/7/2022) diperkirakan setinggi 1.25 – 2.5 meter, membuat warga pesosor di Kabupaten Fakfak harus waspada karena gelombang pasang ini diperkirakan masih akan terjadi.

Atas musibah gelombang pasang yang merobohkan satu rumah apung milik warga di Tanjung Wagom Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat hingga nyaris merobohkan lapak pedagang di tepi pantai jalan masuk pasar ikan Tanjung Wagom membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak harus menerbitkan himbauan kepada warga pesisir di Kabupaten ini.

Plt. Kepala BPBD Fakfak, Abdul Samad Hatala, S.Sos, M.Si, dalam rilisnya yang diterima papuadalamberita.com. mengatakan, guna mengantisipasi cuaca ektrim di Fakfak, warga pesisir dari Karas pulau tiga hingga Tomage dihimbau agar tetapi siaga dan waspada.

Pasalnya menurut Plt. Kepala BPBD Fakfak, Abdul Samad Hatala, sesuai orakiraan cuaca ang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi DEO Sorong, telah diperkirakan akan terjadi gelombang tinggi dengan potensi tinggi gelombang mencapai 2.0 sampai 2.5 meter yang akan terjadi di perairan Fakfak, Kaimana, dan Sorong bagian selatan selama beberapa hari kedepan.

Menurutnya, berdasarkan perkiraan dimaksud, warga Kabupaten Fakfak yang bermukim dipesisir pantai agar selalu waspada dan tidak melakukan aktifitas berlebihan terutama bagi masyarakat nelayan untuk tidak melaut dalam cuaca ekstrem.

“Sesaui perkiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi DEO Sorong akan terjadi gelombang tinggi mencapai 2.0 meter sampai 2.5 meter maka warga Kabupaten Fakfak yang bermukim dipesisir pantai agar selalu waspada dan tidak melakukan aktifitas berlebihan terutama bagi masyarakat nelayan untuk tidak melaut dalam cuaca ekstrem”, harap Plt. Kepala BPBD Fakfak, Abdul Samad Hatala.

Tidak saja warga pesisir yang diharapkan untuk waspada gelombang pasang, BPBD Fakfak juga berharap agar pedagang di pasar Darurat jalan Dr. Salasa Namudad dan pedagang di pasar ikan Tanjung Wagom juga waspada karena dua tempat tersebut berada di dataran rendah di pesisir pantai, ucapnya.

Selain itu, bila cuca dengan kondisi ektrem, diperlukan untuk mengambil langkah – langkah evakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman sementara di rumah keluarga terutama bagi mereka yang tinggal di sepanjang pesiri pantai hingga cuaca kondusif, ujarnya.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *