Papua Barat

Buntut Tak Bisa Tarik Uang, Nasabah Bank Arfindo Fakfak Ngamuk Pemegang Saham

817
×

Buntut Tak Bisa Tarik Uang, Nasabah Bank Arfindo Fakfak Ngamuk Pemegang Saham

Sebarkan artikel ini

Nasabah Bank Arfinfo Mengamuk Salah Satu Pemegang Saham PT. BPR Arfak Indonesia. Kejadian Ini Terjadi di Kantor PT. Sinar Suri Fakfak Jalan Yos Sudarso Distrik Pariwari Fakfak Papua Barat. Jumat 3 Februari 2023. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa. 

Salah Satu Nasabah Bank Arfindo Yang Tidak Bisa Menarik Uang Tunai Sebesar Rp.200 Juta Dari Saldo Tabungannya Sbesar Ratusan Juta. Jumat 3 Februari 2023. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Suasana keributan terjadi di PT. Sinar Suri jalan Yos Sudarso Distrik Pariwari, Fakfak Papua Barat.  Kejadian ini terjadi Jumat siang (3/2/2023) sekitar kurang lebih pukul 12.30 WIT. Bos PT Sinar Suri berinisial F diketahui merpakan salah satu pemegang saham di Bank Arfindo.

Pantauan beberapa awak media, saat keributan terlihat ada beberapa nasabah Bank Arfindo, salah satunya wanita yang terlihat berpakain setelan pakaian hitam dengan membawa tas wanita warna hitam nampak di hadapan salah satu pemegang saham Bank Arfindo berniisial F yang juga Bos PT. Sinar Suri.

Wanita itu diketahui berinial I, ribut sambil mengatakan, “kau mau pukul aku, silahkan, dia (pemegang saham berinisial F) bilang katanya nanti istrinya saja yang bicara sama kita (nasabah), mana istri mu,” ucap perempuan berambut pirang tersebut dihadapan Bos Sinar Suri Fakfak.

Dalam keributan tersebut juga terlihat seorang wanita berkaos putih dengan setelan celana jens biru menghampiri wartawan sambil mengatakan, “jangan ambil – ambil video,” gelagat wanita ini seakan membuat kekerasan dengan memukul HP wartawan yang digunakan merekam kejadian tersebut namun pemukulan aHP wartawan tidak membuat alat komunikasinya rusak.

Belum diketahui siapa wanita yang mencoba main kekerasan dengan wartawan saat peliputan kejadian di Kantor PT. Sinar Suri. Apakah dia (wanita tersebut) merupakan nasabah salah satu nasabah Bank Arfindo atau karyawan PT. Sinar Suri.

Dalam perang mulut dengan nasabah Bank Arfindo dengan salah satu pemilik Saham Bank Arfindo berinisial F, juga terlihat seorang wanita dengan nada lembut mengatakan “saya tidak pukul”, namun wanita berbaju hitam tersebut terus meminta untuk dirinya dipukul.

Kejadian keributan yang terjadi di dalam gedung PT. Sinar Suri (berselahan dengan Kantor Bank Arfindo Cabang FakfaK) sempat menarik perhatian media yang ada di sekitar lokasi tersebut termasuk beberapa warga yang medengar kejadian tersebut ikut menyaksikan keributan dalam kantor PT. Sinas Suri.

Wanita Dalam Lingkaran Merah Ini Merupakan Sosok Yang Melarang Wartawan Melakukan Pengambilan Gambar Saat Kejadian Keributan Nasabah Bank Arfindo Fakfak Berlangsung di Kantor PT. Sinar Suri. Jumat 3 Februari 2023. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : Istimewa.

Pantauan awak media dari kejadian keributan itu, tidak terjadi kekerasan fisik kedua belah pihak (pemagang saham dan nasabah Bank Arfindo) karena pada saat kejadian nampak ada salah satu anggota Polisi berseragam yang mencoba melerai kedua belah pihak.

Suami dari wanita yang diribut di hadapan salah satu pemilik Saham di Bank Arfindo, kepada papuadalamberita.com. mengatakan, istrinya ribut dengan pemilik saham karena permintaan istrinya untuk mencairkan sebagian tabungan dari beberapa karyawannya tidak direalisasi pihak Bank Arfindo.

“Kami sudah meminta kepada F sebagai salah satu pemilik saham agar sebelum karyawan kami pulang dana mereka yang disimpan di Bank Arfindo dapat dicairkan, namun sampai kemarin tidak bisa dicairkan, pada hal kami sudah beritahu jauh – jauh hari,” ungkapnya kepada media ini dengan nada kesal.

Seperti diketahui, sebelum terjadi keributan nasabah Bank Arfindo dengan salah satu pemilik saham yang juga Bos PT. Dinas Suri Fakfak. Bos PT. Sinar Suri yang juga salah satu pemegang saham di Bank Arfindo melaporkan seorang nasabah dengan inisial A ke Polisi atas tuduhan perampasan satu unit mobil milik PT. Sinar Suri.

Persoalan Bank Arfindo yang terjadi di Fakfak, Papua Barat, hingga saat ini tak mampu menyelesaiakan nasib puluhan nasabahanya. Puluhan nasabah yang menyimpan uang mereka hingga miliaran rupiah di BPR Arfak Indonesia (Bank Arfindo) kini masih menanti kapan uang mereka dapat ditarik dari Bank tersebut.

Beberapa kali petemuan antara pihak Bank Arfindo dengan nasabah yang terjadi di DPRD Fakfak juga tidak membuahkan hasil mengembirakan, bahkan dalam pertemuan tersebut pimpinan utama Bank Arfindo tidak hadir untuk memberikan kejelasan atas nasib nasabah Bank ini.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *