fbpx
Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Irt Petrus Kasihiw, MT, Jumat (17/4/2020). FOTO: istimewa/papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, M.T merasa geram melihat... Bupati Bintuni, Kasihiw : Yang Tidak Pakai Masker Jangan Salahkan Saya

Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Irt Petrus Kasihiw, MT, Jumat (17/4/2020). FOTO: istimewa/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, M.T merasa geram melihat masih banyak warganya yang beraktivitas di luar rumah tidak menggunakan masker padahal dalam setiap kesempatan bersama Dandim dan Kapolres setempat selalu mensosialisasikan penggunaan alat pelindung diri itu.

Dikhawatirkan Bupati bahwa saat ini sudah ada satu (1) pasien terpapar COVID-19 di Teluk Bintuni sehingga ditetapkan masuk dalam zona merah.

“Saya kasih ingat yang tidak pakai masker itu jangan salahkan saya, saat ini di Teluk Bintuni 1 orang sudah terpapar corona virus disease 2019 (COVID-19), sudah berulangkali kami sudah ingatkan untuk gunakan masker, pemerintah berteriak sampai leher sudah cape tapi masih saja ada yang tidak mengindahkan,” tegas Bupati saat memeberikan keterangan pers kepada awak media di Bintuni, Jumat (17/4/2020)

“Sudah sekian kali saya sampaika dan saya minta jangan dianggap remeh. Karena, kondisi ini rawan bagi kita dan Bintuni sudah menjadi zona merah,” keluh Kasihiw.

Bupati kembali menegaskan bahwa orang yang dinyatakan positif Covid-19 bukan warga dari luar Teluk Bintuni. Melainkan, warga Teluk Bintuni yang terpapar Covid-19 saat mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Saya nyatakan bahwa hal ini akan menjadi perhatian besar Pemda Teluk Bintuni dan meminta komitmen semua masyarakat agar lakukan anjuran Pemerintah yakni tidak keluar rumah,” ujarnya.

Dia pun berharap, kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak menanggapi santai situasi sekarang. Pasalnya, sarana dan fasilitas yang disiapkan Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 di RSUD untuk menangani pasien positif sangat terbatas.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya memohon kepada masyarakat agar bantu saya dengan mengikuti semua anjuran pemerintah, terutama tidak keluar rumah selama 14 hari, kalaupun nanti soal makan minum, saya tegaskan bahwa Pemda akan lakukan berbagai cara untuk memenuhinya yang penting, mulai sekarang mari kita disiplin untuk ikuti anjuran Pemerintah, ” tegas Bupati dengan penuh harap.(aba/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!