Papua Barat

Bupati Fakfak Targetkan Proyek Pabrik Pupuk di Fakfak Mulai Konstruksi 2026

220
×

Bupati Fakfak Targetkan Proyek Pabrik Pupuk di Fakfak Mulai Konstruksi 2026

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP. Jumat (24/04/2026). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. ​FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si.,  menegaskan komitmennya untuk mempercepat masuknya investasi berskala besar di wilayahnya, hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi rapat tim teknis pemeriksaan dokumen formulir kerangka acuan rencana kegiatan pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berlangsung di Lantai 5 Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak, Jumat (24/04/2026).

Atas komitmen tersebut, Bupati meminta seluruh jajaran terkait untuk segera merampungkan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) agar tidak menghambat timeline pembangunan industri di Fakfak – Papua Barat.

​Bupati Samaun Dahlan mengungkapkan bahwa hasil rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan proyek pembangunan Pabrik Pupuk Kaltim di Fakfak telah masuk dalam tahap final untuk dilaksanakan di Fakfak tahun ini.

​”Saya minta Amdal ini jangan lama, karena setelah ini kita langsung masuk ke agenda Pupuk Kaltim. Target kita adalah penetapan lokasi pada Juli tahun ini (2026),” ujar Bupati. Lokasi proyek tersebut direncanakan akan berada di sekitar kawasan perencana sawit yang ada di Tomage dan Bomberay, Fakfak – Papua Barat.

​Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Fakfak yang akrab disapa SD (Samaun Dahlan), mengatakan, meskipun sempat mengalami pergeseran jadwal dari rencana awal tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama pihak terkait telah menyepakati waktu baru guna memastikan proyek ini tetap berjalan efisien:

“Target pembangunan pabrik Pupuk di Fakfak pada tahun ini sedangkan untuk target produksinya di Tahun 2030, sehingga masa pembangunan  kurang lebih 4 tahun,” ujar Samaun Dahlan.

​Selain pembangunan proyek PSN Pupuk Kaltim di Fakfak yang akan dimulai pada tahun 2026 ini, Bupati juga menyoroti persiapan Amdal untuk sektor minyak dan gas (Migas), untuk masuknya investasi  pihak BP Indonesia di Fakfak. Terkait penyediaan lahan, Bupati memastikan pemerintah daerah akan turun tangan langsung membantu percepatan prosesnya.

​”Saya selaku Bupati akan terus mengejar investasi yang masuk. Kita butuh percepatan karena target utama kita adalah produksi yang nyata bagi daerah,” tutupnya. (Enrico Letsoin)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *