Papua Barat

Bupati Kukuhkan Pengurus GOW Kabupaten Fakfak : Dorong Program Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

174
×

Bupati Kukuhkan Pengurus GOW Kabupaten Fakfak : Dorong Program Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Fakfak
Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Menandatangani Berita Acara Pengukuhan Kepengurusan GOW Kabupaten Fakfak Periode 2025 - 2030, Penandatangan Berita Acara Ini Didampingi Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkendik, MT., Ketua TP PKK Fakfak TP PKK Fakfak Nurwidayati Samaun Dahlan,Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Lina Surjani, S.H., M.M., dan serta Ketua GOW Fakfak Sri Vonny Notanubun Nimbitkendik. Kamis (28/8/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.Si., mengukuhkan pengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Fakfa periode 2025 – 2030, yang berlangsung di gedung Winder Tuare, Kamis (28/8/2025).

Pengukuhan ini di saksikan Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik. MT., Ketua TP PKK Fakfak Nurwidayati Samaun Dahlan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Lina Surjani, S.H., M.M.,

Dengan pengukuhan ini maka Ny. Sri Vonny Notanubun Nimbitkendik (Istri Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik) resmi memimpin Kepengurusan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Fakfak untuk periode 2025 – 20230.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP. Menyampaikan Sambutan Pada Pengukuhan Pengurus GOW Kabupaten Fakfak Periode 2025 – 2030. Kamis (28/8/2025). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Menurut Bupati Samaun,  GOW menjadi wadah strategis bagi perempuan hebat dan berbudaya, yang mampu menjaga peran wanita di tengah arus globalisasi, modernisasi, dan revolusi saat ini.

Karena itu kata SD sapaan akrab Bupati Fakfak, sudah sepatutnya organisasi ini menjadi pengayom seluruh organisasi wanita, dengan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan perempuan.

Orang nomor satu di Fakfak kembali mengatakan, dirinya dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik selama 6 bulan memimpin Fakfak, mengamati kerja organisasi wanita di Kabupaten Fakfak, baik PKK, Dharma Wanita, maupun organisasi lainnya sangat luar biasa, karena itu, diberharap program ke depan harus semakin kolaboratif, baik antar organisasi wanita maupun dengan instansi terkait.

“Saya menyarankan agar ibu-ibu dapat merancang program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Misalnya, pelaksanaan pengobatan gratis di tingkat distrik yang melibatkan seluruh komponen wanita, tenaga medis, serta dukungan pemerintah daerah. Bila diperlukan, kami siap menghadirkan dokter-dokter ahli dari luar daerah, termasuk dokter mata, bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia, rumah sakit, puskesmas, serta Kementerian Sosial,” harap Samaun Dahlan.

“Kami juga mendorong agar dana desa dapat dimanfaatkan sebagian untuk mendukung kegiatan PKK, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan. Potensi anggaran yang cukup besar harus diarahkan untuk program-program yang memberi manfaat nyata, seperti penurunan angka penyakit menular, peningkatan gizi, serta edukasi masyarakat,” pintanya.

Lanjutnya, peran ibu – ibu sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan, karena itu, pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semua kerja keras yang telah dilakukan.

“Mari kita bergandengan tangan, melibatkan TNI, Polri, Dharma Wanita, PKK, dan semua elemen organisasi wanita, agar masyarakat merasakan kepastian dan manfaat dari kehadiran kita,” ujar SD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *