PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak melakukan perubahan signifikan dalam kebijakan pemberian bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa tahun ini. Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., menegaskan prioritas utama penerima beasiswa kini akan difokuskan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi di dalam wilayah Kabupaten Fakfak.
Menurut Bupati, kebijakan ini diambil berdasarkan hasil kajian langsung di lapangan. Dimana ditemukan fakta, mayoritas mahasiswa yang berkuliah di Fakfak berasal dari keluarga kurang mampu yang datang dari kampung-kampung dan distrik-distrik terjauh.
”Hasil kajian saya di lapangan, anak-anak yang kuliah di Fakfak hari ini rata-rata orang tuanya kurang mampu. Mereka datang dari pelosok, berani melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan biaya kuliah hingga tingginya biaya sewa tempat tinggal,” ujar Samaun Dahlan dalam sesi wawancara, usai menutup Musrenbang Distrik di Balai Kampung Kayu Merah, Fakfak Tengah, Senin (16/03/2026).
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, selama belasan tahun terakhir, alokasi bantuan pendidikan justru lebih banyak terserap oleh mahasiswa yang berkuliah di luar daerah. Padahal, menurutnya, mahasiswa yang mampu menempuh studi di luar Fakfak umumnya memiliki latar belakang ekonomi yang lebih stabil, seperti anak pegawai negeri atau pengusaha.
”Tahun ini saya balik. Kita harus lebih memperhatikan anak-anak kita yang ada di sini (Fakfak) tanpa menutup ruang bagi yang di luar. Kita harus dorong dan beri semangat kepada mereka yang keterbatasannya tinggi,” tegasnya.
Meski demikian, Bupati memastikan mahasiswa yang berkuliah di luar daerah tetap akan mendapatkan perhatian, namun dengan penyesuaian porsi agar rasa keadilan bagi mahasiswa lokal tetap terjaga. Pemkab Fakfak berencana mengkaji ulang besaran nilai bantuan agar lebih tepat sasaran bagi mereka yang benar-benar membutuhkan dukungan finansial untuk menyelesaikan studi.
”Kita ingin memastikan anak-anak Papua yang ada di Fakfak ini memiliki masa depan yang sama. Fokus kita adalah menyuplai bantuan bagi mereka agar lebih semangat mengejar pendidikan tinggi,” tutup Bupati. (Enrico Letsoin)













