Maskapai penerbangan pesawat Sriwijaya Air saat take off dari Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat beberapa waktu lalu. PAPUADALAMBERITA.FOTO: RUSTAM MADUBUN
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kondisi cuaca yang buruk di Bandar Udara Domenic Edward Osok (DEO) Sorong Papua Barat pada Selasa (22/2/2022) pagi tadi menyebabkan sejumlah operator maskapai melakukan pengalihan pendaratan ke bandara terdekat sambil menunggu kondisi cuaca di Sorong membaik.
Penerbangan pesawat Sriwijaya dari Bandara Hasanuddin Makasar dengan tujuan Sorong, dialihkan pendaratan dari Bandar Udara DEO Sorong ke Bandar Udara Frans Kaisepo, Kabupaten Biak Provinsi Papua, Selasa (22/2/2022) pagi tadi.
Pilot yang menerbangkan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ570, yang berangkat dari Makassar menuju ke Sorong pada hari ini terpaksa harus dialihkan (divert) ke Biak, karena pertimbangan keselamatan penerbangan dan cuaca yang sangat buruk di Sorong pagi tadi.
‘’Keputusan ini diambil pilot berdasarkan pertimbangan keselamatan penerbangan dikarenakan kondisi cuaca yang buruk dengan hujan deras disertai angin yang kencang di Sorong sehingga mengakibatkan berkurangnya jarak pandang,’’ ujar Corporate Communication Sriwijaya Air Group Jakarta yang dihubunggi papuadalamberita.com, Selasa (22/2/2022).
‘’Kondisi terbaru penerbangan SJ570 saat ini dalam posisi sedang menunggu kondisi cuaca membaik agar kembali melanjutkan penerbangan ke Sorong,’’ jelasnya.(tam)














