PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Menghadapi musim kemarau dan dampak fenomena El Nino yang memicu krisis air bersih di Kota Pala Fakfak, Polres Fakfak menggelar aksi tanggap sosial pada Rabu (16/9/2026). Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., dengan menyalurkan sebanyak 6.600 liter air bersih untuk santri Pondok Pesantren Al Fatah serta masyarakat di Kelurahan Dulan Pokpok, Distrik Pariwari.
Aksi sosial ini tidak hanya melibatkan pengerjaan teknis, tetapi juga memperlihatkan kepemimpinan yang turun langsung ke lapangan. AKBP Naim Ishak bersama jajaran personel ikut memegang selang dan mengarahkan aliran air dari truk tangki menuju penampungan warga dan pesantren.
Didampingi Kabag Log Polres Fakfak AKP Nasruddin Djurumudi dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dulan Pokpok Aipda Saraju Ruamalean, pergerakan armada air bersih berlangsung secara sistematis, mulai dari pukul 10.20 WIT Rombongan bergerak menuju lokasi sasaran, pada pukul 10.50 WIT Penyaluran perdana tiba di Pondok Pesantren Al Fatah, Jl. Adi Sucipto, RT 05.
Momen Hangat Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K.,M.H., Bersama Santri Pada Saat Penyaluran Air Bersih di Pondok Pesantren Al Fatah, Dulan Pokpok. Rabu (16/09/2026). FOTO : ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.
Kemudian dilanjutkan pada pukul 11.20 WIT, pendistribusian air bersih berlanjut ke Pondok Pesantren Al Fatah Putri, dan pukul 12.15 WIT bantuan air menyasar pemukiman warga RT 05 Kelurahan Dulan Pokpok. Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran air bersih untuk masyarakat di beberapa titik yang berada di Distrik Pariwari, Fakfak – Papua Barat, selesai dengan aman, tertib, dan lancar.
Di sela-sela pendistribusian air bersih kepada warga, Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak meluangkan waktu berbincang santai dengan para pemuda dan santri di lingkungan pesantren. Pendekatan dialogis ini menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga peduli terhadap kebutuhan dasar warga.
Bantuan 6.600 liter air bersih ini diharapkan mampu meringankan beban santri dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sanitasi, konsumsi, serta menunjang aktivitas belajar mengajar selama musim kemarau melanda wilayah Fakfak.(rls)













