Post Views: 96 Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renawarin, SH., M.Si., Saat Berkunjung di Pemda Fakfak Didampingi Bupati Untung Tamsil,... Dihadapan Waka Polda Papua Barat, Bupati Untung Tamsil Minta Penempatan Satuan Brimob di Fakfak

Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renawarin, SH., M.Si., Saat Berkunjung di Pemda Fakfak Didampingi Bupati Untung Tamsil, S.Sos., M.Si. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s. 

Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renawarin, SH., M.Si., Saat Berkunjung di Pemda Fakfak dan Didampingi Kabag Umum Setda Fakfak, Christian J. Ubra, S.Sos, MA., dan Kadis Kominfostaper Fakfak Donal Wenggi, ST.,MM. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos., M.Si., meminta agar Kepolisian RI melalui Polda Papua Barat dapat menempatkan satuan Brigade Mobil (Brimob) di Kabupaten Fakfak.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Fakfak dihadapan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Papua Barat, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH. M.Si, saat berkunjung Pemda Fakfak, Rabu (21/9/2022).

Menurut Bupati, pasukan elit Polri (Brimob) yang biasa disebut pasukan pelopor mempunyai sejarah dengan Kabupaten Fakfak  pada tahun 1962 dalam operasi Trikora dimana pasukan pelopor melakukan pendaratan untuk pertama kali di Kampung Rumbati dan ini dibuktikan dengan adanya monumen Pelopor yang ada di Kampung tersebut.

“Monumen Pelopor yang ada di Kampung Rumbati Fakfak Papua Barat,  merupakan salah satu bukti sejarah Operasi Trikora, dimana pada tahun 1962 pasukan Brimob Polri mendarat di untuk pertama kali di Kampung tersebut,” ucap Untung Tamsil, S.Sos., M.Si.

Dengan milihat bukti sejarah tersebut, Bupati Fakfak Untung Tamsil, meminta kepada Jenderal Bintang 1 yang lahir di Fakfak 53 tahun lalu (Waka Polda Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH.,M.Si.) agar kiranya Polda Papua Barat dapat menempakan satuan Brimob di Kabupaten Fakfak.

Lebih lanjut menurut Bupati, bila nantinya ada persetujuan Polda Papua Barat untuk menempatkan satun Brimob di Kabupaten Fakfak maka Pemerintah Daerah akan menyiapkan pembebasan lahan untuk kepentingan satuan Brimob di daerah ini.

“Kami (Pemda Fakfak) akan siap lahan seluas 5 hektar di Wilayah Rumbati Distrik Furwagi Fakfak untuk kepentingan penempatan satuan Brimob dan untuk persiapan lahan tersebut akan dilakukan survey,” ujar Bupati Untung Tamsil.

Menanggapi permintaan Bupati Fakfak, Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH. M.Si, mengatakan, akan meneruskan permintaan Bupati kepada Kapolda Papua Barat agar kiranya permintaan ini dapat dipertimbangkan kembali untuk penempatan satuan Brimob di Fakfak.

“Kami akan sampaikan ke pimpinan agar dapat dipertimbangkan untuk  penempatan satuan Brimob di Fakfak,” ucap Waka Polda  Papua Barat saat mengunjungi Pemda Fakfak.(RL 07)

 

 

 

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!