Papua Barat

DLHP Fakfak Sosialiasi Pembebasan Tanaman, Teluk Patipi Akan Nikmati Listrik 24 Jam

155
×

DLHP Fakfak Sosialiasi Pembebasan Tanaman, Teluk Patipi Akan Nikmati Listrik 24 Jam

Sebarkan artikel ini
Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Fakfak

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Fakfak melakukan sosialisasi pembebasan ganti rugi tanaman produktif untuk pembangunan jaringan listrik 24 jam di Distrik Teluk Patipi.

Sosialisasi ini berlangsung di SMP Negeri 2 Kokas Kampung Tetar dengan dipimpin Kepala Distrik Teluk Patipi, Abdulah Rumagesan dan hadir juga PLN ULP Fakfak serta para Kepala Kampung dan masyarakat Teluk Patipi dan Mitra PLN ULP Fakfak

Dalam agenda tersebut, Kepala Distrik Teluk Patipi, Abdulah Rumagesan, meminta masyarakat Teluk Patipi untuk mendukung program listrik 24 jam yang masuk. Dia juga berharap masyarakat tidak menghalangi proyek pembangunan jaringan listrik dari Kampung Rangkendak ke Tetar dan dari Tetar ke Kampung Puar sehingga nantinya bila pembangunan jaringan listrik rampung maka  masyarakat Teluk Patipi dapat menikmati layanan listrik 24 di bulan Desember 2025 ini.

“Masyarakat harus mendukung dan jangan menghalangi pekerjaan pembangunan jaringan listrik sehingga di bulan Desemeber nanti warga Distrik Teluk Patipi pada umumnya dan terkhusus warga yang akan merayakan hari raya Natal di bulan Desember dapat menikmati layanan l;istrik 24 jam,” pinta Kepala Distrik Abdulah Rumagesan.

Sosialisasi Pembebasan Ganti Rugi Tanama Produktif Untuk Pembangunan Jaringan Listrik 24 Jam Yang Berlangsung di Distrik Teluk Patipi. Selasa (30/9/2025). FOTO : ENRICO. PAPUADALAMBERITA.COM.

Sementara itu Kabid Pertanahan pada DLHP Fakfak, Yeheskiel Hegemur, dalam kegiatan tersebut, mengatakan pembebasan tanam yang akan dilalui jaringan listrik hanya untuk tanaman produktif dan jarak ideal dari tiang listrik hanya 6 meter yang akan dibebaskan.

Menurutnya, untuk saat ini alokasi dana pembebsan tanama produktif belum tersedia sehingga hasil survey yang dilakukan nantinya dimasukan dalam APBD 2026 sehingga ganti rugi tanama masyarakat yang dibebaskan akan dibayarkan pada tahun anggaran 2026 nanti.

Sementara, senada dengan Kepala Distrik Teluk Patipi, Manager PLN ULP yang diwakili TL Teknik ULP Fakfak, Imran Syanas, juga meminta dukungan masyarakat agar pekerjaan pembangunan jaringan listrik 24 jam di Teluk Patipi dapat berjalan sesuai target sehingga paling lambatdi bulan Desember 2025 masyarakat Teluk Patipi sudah dapat menikmati layanan listrik 24 jam.

Terkait dengan pembangunan jaringan listrik 24 Jam di Teluk Patipi, Mitra PLN ULP Fakfak, Rommi Thokiman, mengatakan,  untuk pembangunan jaringan  di Distrik Teluk Patipi, saat ini materialnya telah siap dilokasi untuk pemasangan  dan pembangunan jaringan direncanakan  akan berlangsung di bulan Oktober 2025 dengan estimasi akan rampung di bulan Desember 2025

Dalam kegiatan sosialisasi pembebasan tanaman untuk pembangunan jartingan listrik 24 jam, masyarakat teluk Patipi yang hadir memberikan dukungan. Mereka berharap pembangunan jaringan lsitrik dapat dilaksanakan secepatnya sehingga masyarakat Teluk Patipi dapat menikmati listrik 24 jam.

Pantaun media ini usai kegiatan sosialisasi, masyarakat Teluk Patipi bersama DLHP dan pihak PLN langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei tanaman produksi disepanjang jalur yang akan dibangun jaringan listrik.(Enrico Letsoin)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *