PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI pada 13 November 2025, membahas sejumlah isu strategis di sektor pertambangan dan energi di wilayah Papua Barat.
Baca juga: Gubernur Temui MenPAN RB Bahas Formasi 2021 dan Nasib Tenaga Honorer
Dalam wawancara di Hotel Aston Manokwari, Kamis (20/11/2025), Gubernur menjelaskan bahwa pembahasan utama pertemuan tersebut berfokus pada berbagai persoalan pertambangan emas di sejumlah kabupaten, serta operasional perusahaan LNG di Teluk Bintuni, termasuk BP LNG Tangguh dan Genting Oil.
Salah satu agenda paling krusial adalah penyampaian permohonan dukungan politik kepada Presiden Republik Indonesia dan Komisi XII DPR RI terkait percepatan realisasi 10% Participating Interest (PI) untuk pemerintah daerah.
“Kami meminta dukungan penuh agar partisipasi interest 10% ini dapat segera direalisasikan,” ujar Gubernur.
Dari pertemuan tersebut, disepakati bahwa pembayaran/penyelesaian partisipasi interest 10% oleh BP LNG Tangguh akan direalisasikan pada triwulan pertama tahun 2026.
Kesepakatan itu telah dituangkan dalam berita acara resmi.
Kata Gubernur pertemuan turut dihadiri perwakilan dari Kementerian ESDM RI (Dirjen Migas), Kepala Migas, jajaran BP LNG Tangguh, dan anggota Komisi XII DPR RI.(rustam madubun)












