Menyapa NusantaraPapua

Dorong Pelayanan Kesehatan Terpencil, Nakes Yapsi Dibekali Pelatihan Sistem Informasi Lerehfarma.id

86
×

Dorong Pelayanan Kesehatan Terpencil, Nakes Yapsi Dibekali Pelatihan Sistem Informasi Lerehfarma.id

Sebarkan artikel ini
Jayapura
TEP Kementerian Transmigrasi Bersama ITB Perkuat Pemanfaatan Platform Lerehfarma.id Melalui Pelatihan dan Simulasi Bagi Tenaga Kesehatan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Senin (02/11/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. JAYAPURA – Keterbatasan akses informasi dan jaringan komunikasi kerap menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil. Guna mengatasi hal tersebut sekaligus mendukung koordinasi antarfasilitas kesehatan, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kementerian Transmigrasi bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkuat pemanfaatan platform Lerehfarma.id melalui pelatihan dan simulasi bagi tenaga kesehatan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua.

Kegiatan yang dipusatkan di Ongan Jaya pada 23 Oktober 2026 ini diikuti oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Yapsi serta delapan Puskesmas Pembantu (Pustu), yakni Pustu Bumi Sahaja, Nawa Mulya, Nawa Mukti, Taqwa Bangun, Purnawajati, Tabbeyan, Bundru, dan Kwarja. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Juni Irianto, S.Kep., Ns., M.Kes.

Platform Lerehfarma.id sendiri dikembangkan sebagai pusat informasi kesehatan yang mencakup data fasilitas dan layanan kesehatan, informasi ketersediaan obat, pengaduan warga, berita, artikel kesehatan, hingga data penyakit. Melalui pemanfaatan platform ini, tenaga kesehatan diharapkan mampu memperbarui informasi secara terstruktur serta memperlancar komunikasi antara Pustu, Puskesmas, dan masyarakat.

Berawal dari Pendampingan Langsung di Pustu

Pelatihan bersama ini merupakan kelanjutan dari pendampingan intensif yang telah dilakukan Tim TEP ITB sejak awal Oktober 2026. Melalui pendekatan jemput bola, tim mendatangi langsung tenaga kesehatan di masing-masing Pustu untuk memberikan bimbingan teknis pengelolaan website, khususnya pada fitur Info Obat, Pengaduan Warga, dan Data Penyakit.

Hasil evaluasi terhadap 12 tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan privat menunjukkan respons yang sangat positif dengan rata-rata skor keseluruhan mencapai 4,67 dari skala 5. Aspek kesesuaian materi dengan praktik serta manfaat website dalam mendukung transparansi informasi ketersediaan obat bahkan memperoleh skor tertinggi, yakni 4,92. Fitur Info Obat menjadi fitur yang paling diminati oleh 81,8% responden. Kendati demikian, tantangan terkait keterbatasan akses internet (dilaporkan oleh 66,7% responden) serta mekanisme tindak lanjut pengaduan warga tetap menjadi catatan penting untuk pengembangan sistem ke depan.

TEP Kementerian Transmigrasi Bersama ITB Perkuat Pemanfaatan Platform Lerehfarma.id Melalui Pelatihan dan Simulasi Bagi Tenaga Kesehatan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua. Senin (02/11/2026). FOTO: ISTIMEWA. PAPUADALAMBERITA.COM.

Simulasi Studi Kasus dan Penguatan Alur Pelayanan

Dalam sesi simulasi, Tim 11 Kluster Kesehatan TEP ITB memandu para tenaga kesehatan mempraktikkan langsung penggunaan Lerehfarma.id melalui lima skenario studi kasus pelayanan sehari-hari. Mulai dari penanganan pengaduan warga, pembaruan data stok obat dan alat kesehatan, hingga koordinasi lintas fasilitas antara Pustu, Puskesmas, dan administrator kabupaten.

Melalui simulasi ini, tenaga kesehatan dilatih untuk tidak sekadar menyimpan data, melainkan membangun alur komunikasi pelayanan yang terdokumentasi dengan baik, terstruktur, serta mampu memfilter informasi secara berkala demi menghindari keresahan di tengah masyarakat.

Dukungan Dinas Kesehatan dan Komitmen Nakes Lapangan

Dalam pemaparannya, Juni Irianto memberikan apresiasi atas inisiatif pendampingan dari Tim TEP Kementerian Transmigrasi dan ITB. Ia menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi layanan kesehatan sangat bergantung pada ketepatan informasi, tanggung jawab administrator, serta dukungan infrastruktur dan kelembagaan yang berkelanjutan.

Ketua Tim TEP ITB, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, M.Si., turut menegaskan pentingnya peran aktif tenaga kesehatan sebagai penggerak utama di lapangan. Kolaborasi erat antara perguruan tinggi, Dinas Kesehatan, dan institusi pelayanan kesehatan dinilai menjadi kunci agar sistem ini terus berjalan berkesinambungan meski terjadi pergantian personel.

Semangat dan komitmen positif turut diungkapkan oleh para tenaga kesehatan setempat. Bidan Hijrana dari Puskesmas Yapsi menyampaikan apresiasi atas ilmu dan bantuan yang diberikan selama program berlangsung. Senada dengan itu, Bidan Ellen Suebu dari Kampung Kwarja, meski mengakui adanya kendala jaringan dan perangkat di tengah warga, tetap optimistis dapat menjadi jembatan informasi kesehatan bagi masyarakat.

Edukasi Kesehatan Lingkungan dan Penyerahan Bantuan Sarana

Rangkaian program ini tidak hanya berfokus pada literasi digital, tetapi juga diisi dengan edukasi pengelolaan limbah medis infeksius guna mencegah pencemaran lingkungan dan sumber air. Tim juga memberikan pelatihan pencegahan vektor penyakit secara sederhana, teknik identifikasi air tercemar, serta cara pembuatan filter air sederhana.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, diserahkan pula sejumlah bantuan perlengkapan pendukung pelayanan dasar kepada fasilitas kesehatan, meliputi unit filter air, nebulizer, alcohol swab, hingga strip pemeriksaan kesehatan mandiri (gula darah, asam urat, dan kolesterol).

Ucapan Terima Kasih

Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi dan ITB menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Puskesmas Yapsi, seluruh nakes di delapan Pustu, pemerintah kampung, kader kesehatan, serta masyarakat Distrik Yapsi. Apresiasi serupa juga ditujukan kepada DPMK ITB, FMIPA ITB, Kelompok Keilmuan Kimia Analitik FMIPA ITB, serta Jurusan Kimia FMIPA Universitas Cenderawasih atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Lerehfarma.id diharapkan dapat terus menjadi pilar penguatan layanan kesehatan serta memperluas akses informasi publik bagi masyarakat di Kawasan Transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua.(rls)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *