PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Alfred Papare mengingatkan para pelajar SMA Yapis 01 Manokwari agar menjauhi narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Alfred saat mengunjungi SMA Yapis 01 Manokwari, Senin (2/11/2026), dalam kegiatan Polisi Peduli Pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan pembinaan dan motivasi kepada para siswa agar lebih disiplin, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, serta memiliki cita-cita dan semangat untuk meraih prestasi.
Ia menegaskan, keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, tetapi membutuhkan kerja keras, ketekunan, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar.
Kapolda juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang mengarah pada tindakan negatif maupun pelanggaran hukum.
Menurut dia, masa sekolah merupakan waktu penting untuk membentuk karakter dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Selain persoalan narkoba, Alfred turut menyoroti pentingnya kedisiplinan dan pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Para siswa diminta membiasakan diri datang tepat waktu, menaati tata tertib, menghormati guru, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghargai sesama teman.
Ia menegaskan, setiap pelajar berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman tanpa intimidasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Kapolda juga mengajak para siswa menggunakan teknologi secara bijak. Mereka diminta tidak mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari ujaran kebencian di ruang digital.
Sebaliknya, media sosial dan perkembangan teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan, mengembangkan bakat, dan meningkatkan kemampuan diri.
Alfred turut mengajak para pelajar memilih lingkungan pergaulan yang positif serta aktif mengikuti kegiatan olahraga, keagamaan, dan berbagai aktivitas sekolah yang bermanfaat.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan tenaga pendidik dalam mengawasi serta membina anak-anak. Menurutnya, pembentukan generasi muda yang berkualitas membutuhkan kerja sama antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah, termasuk Polri.
Kapolda berharap para siswa SMA Yapis 01 Manokwari dapat menjadi generasi yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan kerukunan di tengah keberagaman.
“Pelajar merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Papua Barat. Karena itu, mereka harus mempersiapkan diri dengan pendidikan, disiplin, dan karakter yang baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo mengatakan, kegiatan Polisi Peduli Pendidikan merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kedekatan dengan generasi muda.
Menurut Trihadi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kesadaran hukum sejak dini dan mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman serta kondusif.
Ia mengajak para pelajar untuk terus meningkatkan prestasi, menjauhi pelanggaran hukum, serta berani melaporkan kepada guru maupun pihak berwenang apabila mengetahui tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungan sekolah.
Trihadi menegaskan, Polri akan terus hadir menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman.
Kunjungan Kapolda Papua Barat tersebut turut dihadiri Dirbinmas Polda Papua Barat, Kabid Keu Polda Papua Barat, dan Dirtahti Polda Papua Barat.
Melalui kegiatan Polisi Peduli Pendidikan, Polda Papua Barat berharap sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat sehingga dapat melahirkan generasi muda Papua Barat yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.(rls)












