Papua Barat

DPW DMI Papua Barat Matangkan Program Kerja Lewat Rakerwil I di Manokwari

300
×

DPW DMI Papua Barat Matangkan Program Kerja Lewat Rakerwil I di Manokwari

Sebarkan artikel ini
Ketua Panitia Rakerwil I DMI Papua Barat Abdul Havieds, Sekretaris Panitia Fajrin Atta Maruapey, dan Ketua PW DMI Papua Barat Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., berpose bersama usai rapat persiapan Rakerwil I di Kantor MUI Papua Barat. FOTO: Rustam Madubun / papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat dijadwalkan akan menggelar Rapat Kerja Wilayah I (Rakerwil I) untuk memantapkan program kerja dan memperkuat peran masjid di daerah.

Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi pengurus guna menyelaraskan program, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, serta merumuskan langkah strategis ke depan.

Rapat berlangsung di Kantor MUI Papua Barat, Manokwari, Ahad (8/2/2026).

Peserta rapat bersama Ketua Panitia dan Sekretaris Panitia Rakerwil I DMI Papua Barat serta Ketua PW DMI Papua Barat Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., saat pelaksanaan Rakerwil I di Kantor MUI Papua Barat, Manokwari, Ahad (8/2/2026).FOTO: RUSTAM MADUBUN /PAPUADALAMBERITA.COM

Kegiatan dipimpin Ketua Panitia Rakerwil DMI Papua Barat Abdul Havieds bersama Sekretaris Panitia Fatamasya Fajrin Atta Maruapey, serta dihadiri Ketua Pengurus Wilayah (PW) DMI Papua Barat Mohamad Lakotani, S.H., M.Si.

Dalam arahannya, Mohamad Lakotani menekankan pentingnya kesiapan teknis panitia, khususnya terkait akses transportasi peserta dari daerah.

Ia meminta panitia mempertimbangkan jadwal penerbangan dan pelayaran, terutama bagi peserta dari Kabupaten Fakfak dan Kaimana yang sangat bergantung pada ketersediaan jadwal transportasi.

“Perlu komunikasi lebih awal dengan kabupaten/kota agar jadwal keberangkatan peserta bisa disesuaikan dengan waktu pelaksanaan Rakerwil. Transportasi harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Lakotani mencontohkan, akses menuju Kaimana tidak selalu tersedia setiap hari, sementara peserta dari Fakfak umumnya harus transit melalui Sorong.

Karena itu, koordinasi intensif dengan pengurus DMI kabupaten dinilai penting agar seluruh peserta dapat hadir.

Ia juga meminta panitia memastikan seluruh kebutuhan kegiatan, baik administrasi maupun undangan kepada pihak terkait, dapat dipersiapkan lebih awal, termasuk menghadirkan narasumber dari unsur DMI pusat untuk memberikan arahan.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *