fbpx
  Penumpang Batik Air saat tiba di Bandar Udara Rendani Manokwari, Ahad (27/9/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun PAPUADALAMBERIRA.COM. MANOKWARI – Data Satuan Tugas Percepatan... Dua Pasien Corona Papua Barat Meninggal, Gubernur Minta Penerbangan Ke Manokwari Perketat Protokol Kesehatan

 

Penumpang Batik Air saat tiba di Bandar Udara Rendani Manokwari, Ahad (27/9/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun

PAPUADALAMBERIRA.COM. MANOKWARI – Data Satuan Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 per Senin 28 September 2020, pasien yang positif tertular virus corna di Papua Barat bertambah 64 orang, sembuh bertambah 39 orang dan yang meninggal dunia akibat corona dua (2) orang.

‘’Hari ini yang meninggal duani karena positif (confirmasi) di Papua Barat menjadi 31 orang, setelah ada penambahan dua orang, satu orang dari Kota Sorong dan satu orang dari Kabupaten Sorong,’’ ujar Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap dalam siaran persnya secara tertulis kepada wartawan, Senin (28/9/2020) di Manokwari mala mini.

Secara tertulis juru bicara merincikan dari 31 orang yang meninggal duni, data akumulatif Kota Sorong 14 orang, Kabupaten Manokwari lima (5) orang, Kabupaten Teluk Bintuni enam (6) orang, Kabupaten Sorong tiga (3) orang, Kabupaten Sorong Selatan satu (1) orang, Kabupaten Maybrat satu (1) orang dan Kabupaten Teluk Wondama satu (1) orang.

Penumpang Lion Air saat menanti pejemput bus ke terminal kedatang Bandar Udara Rendani, Manokwari, Ahad (27/8/2020) pagi. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun

‘’Sedangkan positif 2.054 orang atau atau 19, 4 persen, setelah ada penambahan 64 orang yang berasal dari kabupaten Teluk Bintuni 49 orang, Kabupaten manokwari tujuh (7) orang, Kabupaten Teluk wondama lima (5) orang , Kota Sorong dua (2) orang dan Kabupaten Sorong Selatan satu (21) orang,’’ tulis Arnold Tiniap dalam laporan hariannya.

Arnold Tiniap yang alumni Fakultas Kedokteran Universita Hasanuddin Makassar menjelaskan, bahwa ada jumlah pasien di Papua Barat 1.112 orang atau 54,1persen setelah ada penambahan sembuh 39 orang yang berasal dari Kabupaten Teluk Bintuni 33 orang, Kabupaten Sorong empat (4) orang Kabupaten Manokwari satu (1) orang dan Kabupaten Sorong Selatan satu (1) orang.

Penyumbang positif Corona Terbanyak hari ini:

  1. Kabupaten Teluk Bintuni tambah 46 orang Positif
  2. Kabupaten Manokwari tambah 7 orang positif
  3. Kabupaten Teluk Wondama tambah 5 orang positif
  4. Kota Sorong tambah 2 orang positif
  5. Kabupaten Sorong Selatan tambah 1 orang positif

Penyumbang pasien sembuh terbanyak hari ini:

  1. Kabupaten Teluk Bintuni 33 orang sembuh
  2. Kabupaten Sorong 4 orang sembuh
  3. Kabupaten Manokwari 1 orang sembuh
  4. Kabupaten Sorong Selatan 1 orang sembuh

Juru bicara mengatakan, dari rekapan data COVID-19 Papua Barat total jumlah pasien positif corona yang masih dalam perawatan intensif fi Papua Barat 911 orang.

 Pasien Corona yang masih dalam perawatan:

  1. Kota Sorong 403 orang
  2. Kabupaten Teluk Bintuni 186
  3. Kabupaten Manokwari 202 orang
  4. Kabupaten Sorong 29 orang
  5. Kabupaten Raja Ampat 61 orang
  6. Kabupaten Sorong Selatan 11 orang
  7. Kabupaten Teluk wondama 5 orang
  8. Kabupaten Fakfak 4 orang
  9. Kabupaten Manokwari Selatan 7 orang
  10. Kabupaten Kaimana 2 orang
  11. Kabupaten Tambrau 1 orang.

Penumpang Sriwijaya Air meunggu angkutan bus di Bandar Udara Renadani, Ahad (27/9/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun

Dari pantauaan papuadalamberita.com pada Ahda dan Senin jumlah arus masuk orang dengan menggunakan maskpai udara di Bandar Rendani Manokwari terus mengalir.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan arus masuk penumpang udara dan laut ke Manokwari diperketat, termasuk perusahaan penerbangan terhadap penumpang ke Manokwari.

Semua penumpang dari luar Manokwari , wajib di-rapid tes saat masuk di bandara Rendani Manokwari. Ini telah dilakukan mulai Senin dan berlaku untuk semua penumpang penerbangan di Manokwari.

 Maskapai Sriwijaya Air di Manokwari, Papua Barat, menerapkan protokol kesehatan ketat bagi calon penumpang tujuan Manokwari.

Airport Service Manager Sriwijaya Air Distric Manokwari, Rimanto Pongsipulung kepada wartawan di Manokwari mengatakan penumpang wajib mentaati protokol kesehatan

“Wajib rapid atau swab, gunakan masker dan hand sanitazer. Jarak seat penumpang juga diatur. Kita maksimal terapkan itu sampai sekarang,” ujarnya kepaa wartawan Senin (28/9/2020).(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!