Papua Barat

Dugaan Aliran Sesat di Teluk Patipi, Ketua KNPI: Usut Akarnya Agar Warga Hidup Damai

342
×

Dugaan Aliran Sesat di Teluk Patipi, Ketua KNPI: Usut Akarnya Agar Warga Hidup Damai

Sebarkan artikel ini

Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi, Moh Ali Sagara. PAPUADALAMBERITA. FOTO : Istimewa

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Distrik Teluk Patipi di Kabupaten Fakfak Papua Barat kini menjadi sorotan setelah mencuat adanya dugaan aliran sesat yang terjadi di Kampung Adora.

Dugaan aliran sesat yang dipimpin seorang lekaki berdarah Maluku dengan insial DA, mampu “menghipnotis” puluhan warga Kampung Adora untuk mengikuti alirannya hingga puluhan warga kampung tersebut harus mengikuti DA ke hutan untuk mengkuti alirannya yang diduga melenceng dengan ajaran Kristiani.

Atas kejadianya tersebut yang saat ini pihak Polres Fakfak sudah turun tangan dan mengamankan 4 orang pengikut DA dalam aliran yang diduga sesat tersebut membuat Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi (Telpat) Ali Sagara, angkat bicara.

Katua KNPI Distrik Teluk Patipi, Moh Ali Sagara, mengucapkan terimakasi kepada TNI, Polri, Pemerintah Distrik Teluk Patipi, Pemerintah kampung sedistrik Teluk Patipi, seluruh masyarakat Teluk Patipi dan masyarakat Fakfak secara keseluruhan yang turut membantu masyarakat teluk patipi keluar dari kejadian yang luar biasa dan dapat memberikan pelajaran berharga kepada masyarakat Fakfak

Dikatakan Ali Sagara sapaan akrabnya, Fakfak merupakan daerah peradaban baik dari peradaban manusia, ilmu pengetahuan, perkembangan agama dan juga perkembangan ekonomi dari masa lampau hingga kini, terkhususnya di Distrik Teluk Patipi merupakan simbol peradaban manusia yang ada di kabupaten Fakfak,

Menurutnya, kejadian yang terjadi di distrik teluk patipi saat ini merupakan suatu kejadian yang harus dan segera  diselesaikan hingga ke akar-akarnya, karena hal ini dapat merusak tatanan kekeluarga yang dibangun di atas Falsafah “Satu Tungguku Tiga Batu” sejak nenek moyang kami.

“Adanya dugaan aliran sesat yang terjadi di Adora Distrik Teluk Patipi dan telah meresahkan warga merupakan suatu kejadian yang harus dan segera  diselesaikan hingga ke akar-akarnya, karena hal ini dapat merusak tatanan kekeluarga yang dibangun di atas Falsafah Satu Tungguku Tiga Batu sejak nenek moyang kami”, tegas Ketua KNPI Teluk Patipi Moh Ali Sagara kepada papuadalamberita.com. melalui kontak WhatsAap, Rabu (23/3/2022)

Dia berucap, Fakfak adalah sebuah rumpun keluarga yang tidak terpisahkan oleh keadaan apapun, karna kami yang hidup di atas Tanah Mbaham/Negeri Jazirah Onim merupakan keluarga besar dari satu rumpun yang ada.

Oleh karna itu saya Selaku Ketua KNPI Distrik Teluk Patipi, mengajak kita semua yang hidup di atas tanah negeri Jazirah Onim, mari kita sama-sama menjaga tali persaudaraan dan menjaga situasi keamanan dengan baik, sehingga kita sama-sama hidup  penuh dengan kedamain di atas tanah ini.

Adapun pernyataan kami adalah sebagai berikut:

  1. Menolak dengan tegas hal-hal yang dapat memecah belah keluarga besar Masyarakat Teluk Patipi dan Masyarakat Fakfak pada umumnya.
  2. Menolak dengan tegas atas pemahaman radikalisme yang terjadi di Distrik Teluk Patipi saat ini.
  3. Meminta Kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polres Fakfak agar segera mengusut tuntas dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *